Pasangan Mesum Dan Pijat Nakal Diberi Teguran Terakhir

 

TANJUNG REDEB – Pasangan bukan Suami Istri yang diamankan Satpol PP pada operasi, Selasa (11/10/2016) kemarin diberi peringatan terakhir agar tidak kembali melakukan perbuatannya.

Bukan hanya itu, panti pijat nakal pun diberi teguran keras dan jika memang masih kembali ditemukan, maka tindakan tegas sesuai pelanggaran akan diberikan kepada para pemilik dan pelaku.

"Sebelumnya kami amankan dan serahkan ke Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP untuk ditindaklanjuti dan mereka masih diberi kesempatan dengan catatan ini yang terakhir," ungkap Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan, Pengawasan, dan Penyuluhan (Binwasluh) Said Idrus kepada beraunews.com, Rabu (12/10/2016).

BACA JUGA : Pasangan Bukan Pasutri Kembali Digrebek, Pijat Nakal Masih Operasi

Said menambahkan, para pelaku yang melanggar kemarin diberi teguran keras. Untuk pasangan yang diduga berbuat mesum belum bisa ditindak tegas karena kurangnya bukti, sehingga diberi teguran terakhir terhadap mereka. Sementara pelanggar kesepakatan terkait izin pun demikian.

"Kita akan lakukan operasi rutin, jika memang mereka kembali melanggar Perda yang ada dan sudah disepakati bersama, maka jelas mereka akan menerima sanksi," paparnya.

Said menjelaskan, saat ini pihaknya juga masih melakukan pengawasan di beberapa panti pijat yang diduga sebagai tempat prostitusi terselubung. Selain itu, pihaknya memantau beberapa panti pijat yang tutup karena tak berizin yang dikhawatirkan masih mencuri-curi waktu untuk “berolahraga”.

"Kami pantau terus, ini juga kami lakukan beberapa hari terakhir jangan sampai panti pijat yang belum ada izinnya buka-buka saja, dengan curi-curi waktu saat kita tidak operasi," pungkasnya.(Dedy Warseto)