Cari Dan Tangkap Pelaku Pencoretan Spanduk Bertulisan PKI

 

TANJUNG REDEB – Kapolres Berau, AKBP Handoko dan Dandim 0902/TRD, Letkol CZI Slamet Santoso mengerahkan personel Satreskirm Polres Berau dan Kodim 0902/TRD untuk melakukan penyelidikan pelaku pencoretan spanduk bertuliskan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Kapolres, AKBP Handoko mengatakan, Polres Berau bersama jajaran dan juga Kodim sudah terjun ke lapangan melakukan penyelidikan terkait pelaku pencoretan tersebut. Selain itu, 6 spanduk yang dicoret dengan tulisan PKI tersebut juga sudah diamankan di Mapolres Berau.

"Jajaran Polres dibantu Polsek dan Intelkam serta Kodim sudah melakukan penyelidikan di lapangan," ungkapnya kepada beraunews.com, Kamis (15/9/2016).

BACA JUGA : HUT Berau Tercoreng Spanduk Bertuliskan PKI

Dikatakannya, bukan hanya spanduk yang bertuliskan ucapan selamat HUT Kabupaten Berau dan Kota Tanjung Redeb dengan foto Bupati dan Wabup saja yang menjadi sasaran. Spanduk imbauan Kamtibmas milik Polres serta Anti Narkoba milik Kodim juga menjadi sasaran oknum yang tak bertanggung jawab tersebut.

"Saya belum tahu motifnya apa. Kami minta waktu untuk melakukan penyelidikan, dan jika memang ada orang yang merasa terusik atau seperti apa, silahkan laporkan kepada kami, jangan melakukan hal seperti ini," bebernya.

 

Terpisah, Dandim 0902/TRD, Letkol CZI Slamet Santoso mengatakan, pihaknya akan membantu kepolisian untuk penyelidikan dan mencari siapa dalang dibalik tindakan tersebut. Meski saat ini pihaknya belum mengetahui siapa yang melakukan aksi tersebut, namun pihak juga belum bisa menduga-duga.

"Kalau dari kita jelas, cari dan tangkap. Karena tindakannya ini meresahkan. Kalau masalah dugaan, kami juga belum bisa menduga-duga atau menuduh, yang jelas kita sudah kerahkan anggota untuk membantu melakukan penyelidikan," tegasnya.

 

Saat ini belum ada laporan lain terkait spanduk yang dicoret dengan tulisan PKI selain di daerah Tanjung Redeb. Namun segala sesuatunya akan diantisipasi demi terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.

"Kita tetap akan jaga stabilitas ketentraman dan kemananan di wilayah ini," pungkasnya.(Dedy Warseto)