Terlalu, Jelang Ramadhan Masih “Cek In”

TANJUNG REDEB – Guna melakukan pengawasan dan mengantisipasi tindakan-tindakan yang diluar etika dan membuat keamanan serta kenyamanan masyarakat terganggu menjelang bulan suci Ramadhan, Satuan Polisi pamong Praja (Satpol PP) bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) melakukan operasi sejak pukul 10.00 Wita Sabtu (4/6/2016) kemarin hingga pukul 02.30 Wita (5/6/2016) dini hari tadi.

Kepala Satpol PP melalui Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan, Pengawasan dan Penyuluhan (Binwasluh), Said Idrus mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan tim untuk memonitor hasil dari surat edaran yang ditandatangani Wakil Bupati (Wabup) mupun surat pemberitahuan dari Kesbangpol kepada pengelola Tempat Hiburan Malam (THM) maupun karaoke keluarga.

“Sampai sejauh mana implementasi dari apa yang telah disampaikan oleh pihak kami kepada para pihak yang terkait. Sehingga tim turun untuk melakukan pengawasan ini,” ungkapnya kepada beraunews.com.

Dalam operasi tersebut, dikatakan Said, tim berhasil amankan 20 orang, terdiri dari 6 orang bukan pasangan suami istri (pasutri) sedang berduaan di dalam kamar hotel dan karaoke dikawasan Sambaliung dan Jalan Niaga. Sedangkan sisanya pendataan panti pijat tradisional.

“Yang terjaring ada 20 orang. Mereka terjaring karena berada dalam sebuah kamar hotel dan beberapa ruang karoke tanpa ada status suami istri dan selanjutnya diamankan ke Kantor Satpol PP. Dari operasi ini, terbukti jika masih ada pihak yang tidak mengindahkan surat edaran dan surat pemberitahuan kami,” tegasnya.

Mereka yang diamankan itu, selanjutnya didata dan diperiksa terkait apa yang dilakukan di kamar hotel tersebut. Tak sedikit diantara mereka yang mengatakan hanya duduk santai bersama.

“Kami akan beri pembinaan kepada mereka, selain itu kita minta mereka untuk membuat surat pernyataan agar tidak mengulagi kembali perbuatan mereka, apa lagi di bulan ramadhan,” pungkasnya.(dws)