Ketua DPRD : PLN Untung Tinggi Dong...!!!

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Syarifatul Sya’diah turut angkat bicara terkait silang sengketa harga jual beli listrik antara PT Indo Pusaka Berau (IPB) dengan PT PLN Wilayah Kaltim yang dianggap merugikan PT IPB. Pasalnya, harga beli listrik PLN ke PT IPB jauh lebih murah dibandingkan dengan harga beli PLN ke perusahaan lainnya.

Syarifatul menilai kontrak itu dianggap lebih menguntungkan PLN dan jika dibandingkan dengan pelayanan PLN terhadap masyarakat Berau sebagai pelanggan, kondisi itu jelas berbanding terbalik. PLN sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pun diibaratkan perusahaan swasta yang selalu berorientasi mengejar keuntungan (profit) bukan pelayanan yang prima.

“Kalau mereka (PLN) paling rendah, artinya keuntungan mereka tinggi,” ujarnya kepada beraunews.com, Minggu (14/8/2016).

BACA JUGA : Soal Harga Beli Listrik PT IPB, Ini Kata PLN

Syarifatul pun mengharapkan adanya standarisasi harga jual beli listrik yang bisa menguntungkan semua pihak, baik PT IPB, PLN maupun masyarakat Berau sebagai pelanggan.

“Kalau begitu, harus ada standarisasi karena inikan ujung-ujungnya dijual lagi untuk masyarakat,” pintanya.

Terlebih, dikatakan Syarifatul, selama ini PAD yang bersumber dari perusda tidak terlalu diperhatikan. Namun, dengan prediksi terjadinya penurunan APBD tahun 2017, tentunya investasi maupun deposito Pemkab yang bisa meningkatkan PAD akan menjadi salah satu alternatif yang baik untuk meningkatkan kembali anggaran tersebut.

“Kita berharap apa yang bisa menyumbang PAD, seperti salah satunya dengan melalui perusda dan lainnya bisa lebih baik lagi daripada sebelum-sebelumnya,” ujarnya.

Namun, dijelaskan Syarifatul, pihaknya juga akan mengevaluasi kembali kesepakatan bersama yang dibuat PT IPB dengan PLN.

“Tentunya, kita harus juga melihat kesepakatan awalnya seperti apa,” jelasnya.

BACA JUGA : Ini Harga Beli Listrik PLTU Oleh PLN

Terakhir, Syarifatul menegaskan, pihaknya akan mendukung penuh segala upaya yang dilakukan Pemkab khususnya perusda terkait guna meningkatan potensi PAD.

“Kalau ada upaya untuk peningkatan potensi PAD, tentunya kami juga sangat mendukung sekali agar Berau lebih mandiri lagi,” pungkasnya.(sai)