Penjualan Atribut Kemerdekaan Sepi Pembeli

TANJUNG REDEB – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, yang jatuh pada 17 Agustus 2016 mendatang, penjualan atribut kemerdekaan seperti bendera merah putih dan umbul-umbul mulai menjamur di beberapa ruas jalan di Tanjung Redeb dan sekitarnya. Seperti yang tampak di Jalan Pemuda, Jalan Mangga I, Jalan Anggur, Jalan Pulau Derawan hingga Jalan Gatot Subroto Kilometer 5. Namun, tingkat penjualan lebih sepi dibandingkan tahun lalu.

Rasyid, salah seorang penjual atribut kemerdekaan di Jalan Pemuda, Tanjung Redeb, yang ditemui beraunews.com, Kamis (28/7/2016), mengaku mulai menjajakan dagangannya sejak usai lebaran lalu. Setiap tahun, menjelang bulan Agustus ia selalu mencari pemasukan tambahan dengan memanfaatkan suasana kemerdekaan.

"Ya kalau jual atribut begini ada musimnya, jadi tidak menentu juga hasilnya. Tapi yang pasti ada saja yang membeli. Terutama dari orang-orang kantoran, biasa mungkin untuk dipasang di kantor mereka atau nantinya akan ada perayaan hari kemerdekaan," ungkapnya.

Menurutnya, dibandingkan tahun lalu penjualan atribut kemerdekaan pada tahun ini memang agak berkurang. Dalam sehari hanya ada beberapa lembar bendera yang terjual, seperti bendera ukuran 60 cm x 90 cm yang biasa dipasang di depan rumah. Ia juga menambahkan, puncak penjualan atribut kemerdekaan biasanya pada saat memasuki H-7 dari 17 Agustus.

"Untuk saat ini yang diminati bendera merah putih saja. Harganya antara Rp30 hingga Rp35 ribu per lembar, kalau seperti umbul-umbul kebanyakan yang membeli seperti orang-orang dinas saja," lanjutnya.

Senada dengan Rasyid, penjual atribut kemerdekaan lainnya, Kamil, merasa penjualan tahun ini lebih sepi dibanding tahun lalu. Adanya atribut lama yang masih tersimpan di rumah-rumah warga dan masih bisa digunakan kembali kemungkinan menjadi salah satu faktornya.

"Semoga saja ada peningkatan lagi. Tetapi kita tetap bersyukurlah, dengan hikmah menyambut hari kemerdekaan negara kita ada celah kita mencari penghasilan, walaupun tidak banyak," tandas penjual atribut kemerdekaan di Jalan Mangga I itu.(mta)