Harga Bensin Eceran Lampaui HET

 

TALISAYAN – Tingginya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium di tingkat pengecer di Kampung Talisayan, sepertinya masih jadi perhatian. Terlebih, Kampung Talisayan merupakan satu-satunya wilayah di pesisir selatan Berau yang sudah memiliki Agen Premium Minyak dan Solar (APMS). Diketahui, harga bensin eceran saat ini masih berkisar Rp10 ribu. Padahal, tahun lalu telah ditetapkam HET (harga eceran tertinggi), yakni kisaran Rp8 ribu per liter.

Saat dihubungi, Camat Talisayan, David Pamudji, tak menampik persoalan tersebut. Ia menilai, dari HET yang telah ditetapkan tersebut, banyak diabaikan oleh pedagang bensin eceran.

"Sempat diterapkan, tapi tidak lama. Pengecer kembali lagi menaikkan harga dengan banyak alasan," ungkapnya kepada beraunews.com, Rabu (08/11/2017).

Menurutnya, untuk melakukan penindakan kepada pengecer yang melampui HET itu, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Apalagi, persoalan tersebut sudah menjadi persoalan klasik, yang tidak hanya terjadi di Talisayan.

"Jadi memang ini masalah yang belum ada titik temu, dan harus ada solusi yang sangat baik. Contohnya, meski berulang kali ditertibkan, nyatanya masih tetap ada," ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya akan berupaya agar HET di Talisayan dapat benar-benar diterapkan. Apalagi, jika dari tingkat kabupaten mengeluarkan regulasi resmi yang bisa menjadi dasar semua kecamatan dalam penetapan HET untuk bensin eceran.

"Kita akan cari solusinya dengan menggandeng pemangku kebijakan di Kecamatan Talisayan. Apalagi jika ada regulasi resmi langsung dari Pemkab Berau. Itu bisa menjadi dasar melakukan tindakan. Baik secara sosialisasi hingga penertiban," tandasnya.(Hendra Irawan/bnc)