Langka, Warga Beralih Gunakan Kayu Bakar

 

TALISAYAN – Tabung gas elpiji 3 kg kembali langka. Selain terjadi di kawasan perkotaan, kelangkaan juga terjadi di sejumlah wilayah Kecamatan Talisayan dan Batu Putih. Akibat kelangkaan tersebut, banyak ibu rumah tangga mengeluh lantaran kesulitan untuk memasak.

Seperti yang terjadi di wilayah Kampung Campur Sari Kecamatan Talisayan. Tabung gas tersebut cukup sulit didapatkan. Hal itu disampaikan Halimah, salah seorang warga setempat. Ia mengatakan, sudah beberapa hari ini dirinya memasak hanya menggunakan kayu bakar.
 
"Terpaksa pakai kayu bakar. Soalnya sudah beberapa hari ini tabung gas 3 kilo langka," ungkapnya kepada beraunews.com, Selasa (19/09/2017).
 
Tak hanya mencari di sekitar kampungnya saja, di kampung terdekat lainnya, dikatakan Halimah, juga tabung gas 3 kg sulit didapatkan.
 
"Di kampung lain juga susah. Tidak tahu kenapa bisa langka begini. Sepertinya baru bulan-bulan ini langkanya," ujarnya.
 
Sementara itu, Ani, warga Kampung Sumber Agung, Kecamatan Batu Putih juga mengatakan hal senada. Ia mengatakan, kelangkaan tabung gas tersebut hampir bersamaan dengan sulitnya bensin eceran beberapa hari lalu. Tetapi, lanjut dia, setelah bensin eceran normal, tabung gas belum kunjung normal.
 
"Mungkin karena pasokannya lambat. Tidak mengerti juga, apalagi kita ini cuma konsumen. Kalau ada ya beli, kalau tabungnya kosong ya pakai kayu bakar," bebernya.
 
Sementara itu, Yanto, salah seorang pedagang tabung gas eceran di wilayah itu juga mengatakan, kelangkaan tabung gas ini sudah kesekian kalinya terjadi. Meski beberapa hari lalu sempat ada orderan dari agen tabung, namun setelah tabung tersebut datang langsung ludes terjual, bahkan sampai sekarang tabungnya masih belum datang. Akibatnya, tabung kembali langka.
 
"Kemarin sempat normal beberapa hari, sekarang langka lagi. Apalagi sekarang jumlah konsumen lebih banyak daripada tabung yang datang, bahkan ada yang sudah antisipasi dengan menyetok dua sampai tiga tabung untuk jaga-jaga. Kalau kapan normalnya, kita tidak tahu, tergantung kelancaran orderan saja," tandasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: Rita Amelia