Tarif Angkutan PT Temas Sudah Turun Rp8,5 Juta

 

TANJUNG REDEB – PT Pelayaran Tempuran Emas (Temas) melalui PT Prima Mas Berau (PMB) selaku mitra dalam melaksanakan aktivitas bongkar muat PT Temas, langsung menanggapi pernyataan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Berau terkait kenaikan tarif angkutan barang yang diberlakukan pihaknya.

Saat dikonfirmasi beraunews.com, Direktur Utama PT PMB, Nuhgrahi Mawan mengatakan, keputusan tarif angkutan barang sepenuhnya merupakan kewenangan PT Temas pusat di Surabaya. Namun demikian, tarif acuan Rp11 juta yang sempat beredar, tidak dilaksanakan.
 
“Sebab tadi pukul 12.00 Wita siang, kami dapat perintah terbaru dari pusat bahwa tarif terbaru kami yang berlaku menjadi Rp8,5 juta. Kalau tidak percaya, silahkan saja dicek ke lapangan. Hingga saat ini, pantauan kami tidak ada kenaikan tarif lagi,” ujarnya.
 
BACA JUGA : Tarif Angkutan Barang Naik Fantastis, Kadin Berau Nilai Banyak Dugaan Pelanggaran
 
Terkait tarif Rp8,5 juta yang saat ini diberlakukan pihaknya, ia menjelaskan, hal itu memang harus dilakukan. Lantaran, tarif sebelumnya Rp6,5 juta sangat memberatkan pihaknya.
 
“Kalau kemarin tarif kami Rp6,5 juta, tarif itu sangat memberatkan kami, makanya kami imbangi menjadi Rp8,5 juta sekarang ini,” tuturnya.
 
Dirinya juga mengucapkan terima kasih atas masukan-masukan dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Berau yang telah memberikan masukan dan sarannya.
 
"Untuk diketahui, sampai saat ini kami penyedia jasa yang lebih murah, lantaran memiliki buruh sendiri di depo. Artinya, kami tetap komitmen membantu masyarakat Berau. Kami ucapkan terima kasih kepada Kadin," tandasnya.
 
Sementara itu, upaya beraunews.com mengkonfirmasi Branch Manager PT SPIL Cabang Berau, Inka hingga berita ini diturunkan belum membuahkan hasil.(*bnc)