Dagangan di Pasar SAD Laris Manis

TELUK BAYUR – Berbagai macam kegiatan dilakukan seluruh umat muslim mendekati hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah. Segala sesuatu dipersiapkan untuk menyambut hari kemenangan tersebut.

Bahkan, sebagian orang memanfaatkan momen Idul Fitri untuk mengais rezeki tambahan dengan menjadi pedagang dadakan. Seperti yang dilakukan Opu, seorang petani asal Kampung Melati Jaya, Kecamatan Gunung Tabur. Sudah 3 hari ini, ia membuat dan menjual bungkus ketupat. Hasilnya pun memuaskan, dagangannya laris manis dipasaran.

Bahan yang ia gunakan pun tak sulit didapatkan, bahkan gratis dari kebunnya, yakni daun pandan. Yang dibutuhkan, hanya keterampilan dan modal tenaga saja. Setiap kali turun ke pasar, Opu membawa 100 ikat bungkus ketupat dan semuanya habis terjual. Satu ikatnya dihargai Rp10 ribu dan ia mampu memperoleh Rp100 ribu per hari.

“Sudah 3 hari ini saya membuat bungkus ketupat buat di jual di pasar, kebetulan sudah dekat lebaran juga, jadi saya rasa peluangnya besar. Semua buatan saya habis terjual. Jualan bungkus ketupat seperti ini saya lakukan sekali dalam setahun saja dan lumayan ada tambahan rezeki di hari raya ini,” tuturnya saat ditemui beraunews.com di pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD), Selasa (5/7/2016).

Berkah lain juga dirasakan Mega, pedagang sayur di pasar SAD. Pasalnya, sudah sepekan ini, barang jualan miliknya laris manis terjual seiring membludaknya pengunjung.

“Sepekan ini pengunjung di pasar membludak, jumlahnya tak seperti biasanya. Hasilnya kami pun memdapatkan keuntungan yang lumayan besar. Jadi ada rezeki untuk melaksanakan persiapan lebaran besok bersama keluarga tercinta,” pungkasnya.(ea)