Ekonomi Lesu Tradisi Baju Baru Tak Layu

TANJUNG REDEB – Apa tradisi jelang lebaran? Ya, berburu pakaian baru. Geliat tradisi ini di Berau sudah terlihat sejak awal Ramadhan tahun ini. Sesuai tren kekinian, saat ini yang menjadi tren dikalangan umat muslim adalah pakaian dengan model syar’i. Model busana tersebut digemari dari berbagai kalangan usia anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua.

Wiwi, seorang penjual pakaian yang berada di Jalan SM Aminudin mengatakan, penjualan pakaian mulai meningkat sejak memasuki pekan pertama bulan Ramadhan. Ia memperkirakan penjualan mulai meningkat sekitar 70 hingga 80 persen dibanding hari-hari biasanya.

Meskipun secara global perekonomian saat ini belum membaik, namun tidak berpengaruh pada animo masyarakat Berau berburu pakaian baru untuk perayaan Idul Fitri. Menurut Wiwi, animo masyarakat tahun ini justru lebih tinggi dari sebelumnya.

“Dibanding tahun sebelumnya, tahun ini peningkatannya cukup tajam, terutama pada penjualan busana-busana syar’i. Sekarang sedang ngetren busana seperti itu, modelnya cocok untuk semua usia dan lebih simple juga. Model gamis disandingkan dengan kerudung ukuran besar, dengan warna yang biasanya soft. Mungkin itu juga yang membuat orang-orang lebih memilih model busana syar’i,” katanya kepada beraunews.com, Sabtu (2/7/2016).

Hal senada disampaikan penjual pakaian lainnya, Ratna. Ia mengatakan, sejak memasuki bulan Ramadhan penjualan pakaian khususnya yang bernuansa Islami laris manis diserbu masyarakat. Tak hanya pakaian, ia juga mengaku mendapatkan keuntungan dari penjualan mukena yang juga banyak diminati masyarakat.

“Dari awal Ramadhan kemarin sudah mulai banyak yang mencari busana muslim maupun mukena. Kalau diperkirakan dan dibandingkan dengan hari-hari biasa jelas jauh berbeda. Selain pakaian dan mukena, jilbab juga menjadi incaran konsumen. Terlebih sudah mendekati lebaran seperti ini, bisa sampai 2 kali lipat jumlah pembelinya,” ungkapnya.

Meskipun setiap tahun berbeda-beda gaya busana dan model yang diminati oleh masyarakat, namun penjualan busana muslim tak pernah surut dari tahun ke tahun.

“Setiap tahun pasti ada perubahan model dan tren. Tapi kalau saya perhatikan yang tidak ada matinya adalah penjualan baju muslim, karena setiap menjelang Ramadhan dan khususnya lebaran, baju muslim selalu menjadi pilihan utama,” tandasnya.(mta)