Omzet Pedagang Umbul-Umbul Menurun

 

TANJUNG REDEB – 10 hari lagi perayaan puncak HUT RI ke-72, akan digelar. Berbagai persiapan menyambut datangnya hari kemerdekaan tersebut pun telah dilakukan sebagian masyarakat Indonesia, tak terkecuali di Kabupaten Berau. Para pedagang umbul-umbul pun telah banyak ditemui di beberapa titik.

“Saya berjualan umbul-umbul dan aksesoris 17an ini sejak tanggal 27 Juli lalu. Kalau sekarang belum ada peningkatan, tetapi mungkin bisa jadi beberapa hari saat menjelang hari H mungkin ada saja peningkatan”, ungkap salah satu pedagang, Adun, yang ditemui beraunews.com, Senin (07/08/2017).
 
Dikatakannya pula, pelanggan yang datang pun tak tentu, ada saatnya dagangannya ramai, kadang pula sepi pelanggan.
 
“Palingan hanya bendera-bendera kecil yang biasa dipakai untuk menghiasi mobil, itu yang paling laris. Untuk umbul-umbul sendiri jarang,” kata Adun.
 
Setiap pedagang yang ditemui rata-rata mematok harga yang paling murah kisaran Rp10 ribu dan yang paling mahal Rp350 ribu, tergantung dari bahannya.
 
“Cara saya untuk bersaing dengan pedagang lain adalah dengan memasang harga sedikit lebih murah. Karena jika dari bentuk modelnya sepertinya di semua pedagang hampir sama,” tambahnya.
 
Tak hanya Adun, pedagang lainnya yakni Yusuf, mengungkapkan jika dagangannya untuk tahun ini menurun. Tetapi ia juga memiliki strategi penjualan untuk mendongkrak penjualan.
 
“Untuk tahun ini sepertinya menurun, beda dengan tahun-tahun sebelumnya, mungkin karena banyaknya para pedagang umbul-umbul lain. Strategi yang saya pakai ya mungkin agak menurunkan harganya,” ungkapnya.
 
“Bisa saja penyebab lainnya karena sebagian warga masih mempunyai umbul-umbul sisa tahun kemarin. Jadi ketimbang beli mending pakai yang masih ada tahun kemarin," tutupnya.(bnc)
 
Wartawan: Miko Gusti Nanda/Editor: Rita Amelia