Pasca Pabriknya Digerebek, Begini Penjualan Beras Maknyuss

 

TANJUNG REDEB – Pabrik PT Indo Beras Unggul, produsen beras Maknyuss beberapa waktu lalu telah digerebek polisi, lantaran diduga merugikan negara sekaligus diduga memalsukan kandungan gizi.

Lalu bagaimana dampak penggerebekan tersebut terhadap penjualan beras Maknyuss? Di Solo Mart, menurut penuturan Bakri, karyawan mini market tersebut, saat ditemui beraunews.com, Senin (31/07/2017) mengungkapkan, hingga saat ini penjualan beras Maknyuss masih stabil, bahkan masih sering dikonsumsi masyarakat.

“Di Solo Mart sini, tingkat penjualannya dapat dikatakan sangat laris. Jika ditanya alasan mengapa bisa laris, mungkin karena enak, selain itu stok yang 5 kilogram yang paling banyak diburu konsumen,” ucapnya.

Sementara Owner Nano Mart, Joko Wibowo mengatakan, sebelum adanya penggerebekan, beras Maknyuss merupakan beras dengan katagori penjualan bestseller (terlaris) ditempatnya.

 

“Kenapa bisa laris? Analisa saya pribadi produk ini dapat dibilang cukup bagus, karena saya juga secara pribadi menggunakan beras tersebut. Selain itu, dari packing juga menarik, dan media iklannya yang juga cukup frontal untuk menampilkan produknya dengan jargon Beras Maknyuss Beras Tanpa 3P Pemutih, Pengawet, Pewangi, membuat orang tertarik membeli,” tambahnya.

Tetapi setelah adanya isu mengenai beras Maknyuss, diungkapkan Joko, tingkat penjualan di Nano Mart, mengalami sedikit perlambatan. Perlambatan inipun dinilai Joko, masih dalam batas wajar, jika melihat gencarnya isu yang beredar.

“Mereka (konsumen-red) khawatir serta merasa belum adanya kepastian yang sebenarnya terkait beras Maknyuss itu,” tutupnya.(bnc)

Wartawan: Miko Gusti Nanda/Editor: Rita Amelia