Arus Pengiriman Padat, Penyedia Jasa Waspadai Narkoba

TANJUNG REDEB – Menjelang lebaran Idul Fitri 1437 H, tak hanya arus lalu lintas berkendara yang padat, jasa pengiriman barang pun memiliki tingkat kepadatan yang luar biasa. Hal tersebut, terlihat dari tingginya aktivitas, baik untuk melakukan pengiriman maupun pengambilan barang.

Pantauan  beraunews.com, Kamis (30/6/2016), kantor jasa pengiriman barang JNE di Jalan Haji Isa III, dipenuhi barang-barang kiriman pelanggan. Bahkan, untuk meminimalisir kesalahan dan pelayanan kepada pelanggan, pihak JNE sengaja menambah kurir yang bertugas.

Suparmi, Koordinator Operasional JNE menyebutkan, lonjakan pengiriman barang mulai naik drastis sejak seminggu terakhir. Menurutnya hal itu merupakan dampak dari maraknya jual beli online serta semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat mendekati lebaran. Lonjakan kenaikan pengiriman barang mencapai 2 kali lipat dari biasanya.

"Sejak seminggu belakangan, mulai ada kenaikan tapi kalau dibilang overload sih tidaj juga. Dan kebanyakan barang yang dikirim memang seperti pakaian maupun barang elektronik," ungkapnya.

Dengan lonjakan pengiriman tersebut, pihaknya juga mewaspadai kemungkinan-kemungkinan buruk yang terjadi dalam proses pengiriman barang, terutama selundupan barang terlarang seperti narkoba dan sebagainya.

"Kami memang tetap mengutamakan keselamatan barang-barang pelanggan. Untuk antisipasi adanya narkoba yang masuk juga dilakukan sejak sebelum naik pesawat, seluruh paket diperiksa dulu menggunakan x-ray. Biar barang sekecil apapun bisa terdeteksi," katanya.

Meski membludak, saat ini ia mengaku pihaknya masih menerima pengiriman barang hingga H-3 lebaran.

"Sampai sekarang masih kami terima, bahkan jumlahnya semakin banyak. Ada juga yang langsung mengambil barangnya sendiri ke kantor tanpa diantarkan oleh kurir karena keterbatasan waktu dan kurir yang kami miliki. Kami akan stop operasional di hari Senin depan, yakni memasuki H-3 lebaran," tandasnya. (mta)