Jelang Lebaran, Permintaan Kredit Barang Lesu

TANJUNG REDEB – H-10 menjelang Hari Raya Idhul Fitri, jasa kredit barang rumah tangga justru semakin sepi peminat. Hal ini, sebagai imbas dari suasana Ramadhan yang bertepatan dengan libur panjang sekolah dan tahun ajaran baru  2016/2017.

Hal tersebut diungkapkan Supervisor Colombus, Wahdah Tunisa saat berbincang dengan berunews.com, Sabtu (25/6/2016). Dikatakan Nisa (sapaan akrabnya-red), penjualan barang elektronik di bulan Ramadhan tahun ini, cenderung menurun dari bulan sebelumnya. Biasanya yang dalam satu bulan mampu meraup penghasilan Rp200 hingga Rp250 juta, kini justru merosot hanya Rp150 juta.

“Selama bulan Ramadhan ini penjualan malah lesu. Masyarakat yang kredit barang menurun drastis, sepi sekali yang kredit barang,” terangya.

Lesunya minat warga ini, dikatakan Nisa, merupakan imbas dari suasana Ramadhan yang bertepatan dengan libur panjang sekolah dan tahun ajaran baru  2016/2017.

“Sepinya konsumen yang melakukan kredit barang sepertinya imbas dari libur sekolah yang bertepatan dengan Ramadhan. Jadi keperluan konsumen itu bertambah, mungkin uangnya dipakai buat beli baju sekolah anaknya, belum lagi kalau ada yang anaknya kuliah pasti uangnya dipakai biaya kuliah, makanya perusahan kredit barang seperti kita lesu begini,” tambahnya.

Meja makan, kulkas, dan televisi merupakan barang rumah tangga yang menjadi incaran konsumen saat Ramadhan, bahkan biasanya meningkat dua kali lipat jelang lebaran. Namun, di Ramadhan tahun ini, stok ketiga barang tersebut masih menumpuk.

“Kalau  dekat lebaran ini, meja makan, kulkas, tv, itu menjadi barang rumah tangga yang paling diburu konsumen, tapi sampai sekarang ini sudah H-10 malah belum banyak yang keluar, akibatnya stok barang masih menumpuk. Saya perkirakan kondisi ini akan terus terjadi sampai habis lebaran dan libur sekolah,” tutupnya.(msz)