Langkanya Bensin Eceran, Bukan Sepenuhnya Faktor APMS

 

TALISAYAN – Kelangkaan bensin eceran, Sejak Senin (17/04/2017) lalu di Kecamatan Talisayan, dan Kecamatan Batu Putih, hingga saat ini masih dirasakan masyarakat. Terlebih sudah beberapa hari terakhir Agen Premium Minyak dan Solar (APMS) yang berada di Kampung Talisayan, juga belum beroperasi. Akibatnya, banyak masyarakat kesulitan mencari bensin eceran di wilayah tersebut.

Terkait hal tersebut, pengelola APMS Talisayan, Farida Hasan membenarkan, APMSnya sudah empat hari terakhir belum beroperasi. Namun kata dia, langkanya bensin eceran yang terjadi saat ini di wilayah Pesisir Selatan Berau bukan sepenuhnya disebabkan oleh tidak beroperasinya APMS tersebut. Sebab kata dia, fenomena seperti sekarang sudah beberapa kali terjadi.

“Saya rasa bukan disebabkan oleh tutupnya APMS ini. Tapi itu dikarenakan, minimnya pasokan premium dari Tanjung Redeb ke Pesisir Selatan Berau. Sebab, bila kita melihat ke belakang, pada saat APMS mengalami kekosongan dikarenakan armada misalnya, bensin eceran di Talisayan sampai Biduk-Biduk aman saja,” ungkapnya saat dihubungi beraunews.com, Jumat (21/04/2017).

Sementara terkait belum beroperasinya APMS tersebut, disampaikannya, hal itu disebabkan lantaran keterlambatan kapal tangker pemuat BBM merapat di depot jobber yang ada di Kampung Maluang, Kecamatan Gunung Tabur. Sehingga hal itu, mempengaruhi pasokan BBM ke APMS.

“Kendalanya itu saja, karena Rabu kemarin Tangkernya baru bisa merapat di depot. Insya Allah sudah mulai beroperasi,” bebernya.

BACA JUGA : Bensin Eceran di Pesisir Selatan Berau Mulai Langka

Meski begitu, pihaknya juga tidak bisa memastikan, apakah bensin eceran akan kembali normal setelah beroperasinya APMS, atau tidak. Pasalnya, berdasarkan informasi yang ia ketahui, pedagang bensin eceran di wilayah Talisayan dan sekitarnya tidak hanya mendapatkan bensin dari APMS saja.

“Kita juga tidak bisa jamin hal itu. Sebab info yang saya dengar dari beberapa pengantri, jika di Tanjung Redeb premium lancar, mereka juga mengambil dari sana,” ungkapnya.

Tak hanya itu, ketika APMS beroperasi, pihaknya kemungkinan besar akan melakukan pembatasan kepada semua jenis kendaraan. Hal itu dilakukan lantaran ada permasalahan teknis. Namun dipastikannya, pembatasan tersebut tidak akan berlangsung lama.

“Tapi hal ini bersifat sementara saja, sampai pengiriman (armada) normal kembali,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia