Perlukah Berau Punya Mall? Ini Kata Warga...

 

TANJUNG REDEB – Tersiar kabar bahwa Berau akan membangun Market All  (MALL), dan hal itu pun sempat menuai kritikan dari kalangan masyarakat, seperti anak-anak muda Berau, ibu rumah tangga hingga pedagang.

Ada yang memandang Mall ini perlu sebagai sarana rekreasi selain tempat-tempat wisata yang memang sudah ada di Berau, ada pula yang keberatan dengan wacana tersebut dengan dalih Berau belum saatnya punya fasilitas ini, karena sudah ada Pasar Sanggam Adji Dilayas yang selama ini mendapat predikat sebagai pasar tradisional terbaik se-Indonesia versi Kementerian Perdagangan.

Lantas, apakah Berau memang sudah perlu dibangun Mall? Inilah yang lantas menjadi pertanyaan di hampir semua benak warga. Dari beberapa warga yang sempat ditemui beraunews.com, Sabtu (15/04/2017), terlontar jawaban-jawaban yang cukup mengejutkan.

Watiah, warga Jalan Pulau Semama, mengungkapkan jika dalam hal ini, Kabupaten Berau belum saatnya memiliki fasilitas penunjang seperti mall, karena pembangunan Mall ini perlu adanya pematangan konsep, seperti melihat tingkat konsumerisme warga Berau, apakah tinggi atau rendah.

“Lebih baik pemerintah konsentrasi dulu ke perbaikan jalanan yang rusak, dan benahi fasilitas publik, baru berpikir untuk membangun Mall,” ucapnya.

 

Lain Watiah, lain pula Boy, pedagang yang biasa menjajakan jualannya di Jalan Soetomo ini, berpendapat jika nanti Berau memiliki Mall, maka nasib pedagang kecil akan tergilas.

“Jika memang ada Berau, pedagang seperti kami ini bagaimana? Kan otomatis nanti masyarakat lebih memilih berbelanja dan membeli makanan di Mall, yang secara tempatnya lebih elegan, ketimbang membeli di pinggir jalan,” ujarnya.

Selain ibu rumah tangga dan pedagang, beraunews.com juga sempat memberikan pertanyaan kepada salah satu anak muda yang ditemui di Jalan Kartini, yang enggan disebutkan namanya ini,  justru memiliki pandangan berbeda terkait hal ini.

“Sebenarnya Berau ini kalah saing dengan kabupaten lain di Kalimantan Timur ini, karena opsi tempat nongkrong yang ada hanya itu-itu saja, suasananya juga tidak ada perubahan. Mungkin lebih baik dibangun saja Mall, supaya menjadi pilihan lain untuk tempat kongkow kawula muda di Berau,” terangnya.

Jadi, penting tidaknya Berau ini memiliki Mall, tergantung dari bagaimana opini masing-masing pribadi.(bnc)

Wartawan: Rama Sihotang/Editor: R. Amelia