Pedagang Pasar Subuh SAD Lupa Aturan

 

TANJUNG REDEB – Berdasarkan  Perda Nomor 9/2014 dan Perbub Nomor 14/2014,  tentang petunjuk pengelolaan Pasar Sanggam Adji Dilayas dan pengelolaan pasar, waktu berjualan pasar subuh sudah ditetapkan pada jam 03:00 Wita sampai dengan 07:00 WITA, tetapi masih banyak pedagang yang melanggar, bahkan beberapa pedagang mengaku tidak tahu dengan peraturan tersebut.

Padahal plang pengumuman sudah jelas dipasang di sekitaran area pasar subuh dan sekitarnya, namun plang imbauan tidak digubris, alhasil waktu yang ditentukan untuk membereskan segala sesuatu yang berkaitan dengan pasar subuh terbengkalai, mulai dari pembersihan dan lain-lain.

Terkait dengan permasalahan itu, Kepala Unit Pelayanan Terpadu (UPTD) Pasar SAD,  Najamudin, angkat bicara. Menurutnya, ketika ditemui beraunews.com, Kamis (13/04/2017), sesuai dengan Perda yang berlaku, memang harus  mengikuti jadwal,  tetapi para pedagang mengulur waktu, sehingga terlihat sangat tidak direncanakan.

“Sementara ini  saya masih baru menjabat sebagai kepala pasar, tentu masih banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan, mulai dari adaptasi ke karyawan, petugas kebersihan dan pedagang yang aktif di pasar ini, itu saja sih yang masih menjadi kendala saya,” ucapnya.

Lepas dari pada itu, Najamudin juga menambahkan, banyak pedagang pasar subuh menggunakan tenda dan gerobak, yang memerlukan waktu lumayan untuk membereskan.

Beebrapa solusi pun sudah ada, yakni, akan dibuatkannya gudang penyimpanan barang-barang pedagang, yang nantinya akan mudah untuk menyimpan, sehingga itu akan menghemat waktu, dan penerapan Perda tentang penggelolaan pasar akan bisa berjalan, sekaligus mudah menata pasar.(bnc)

Wartawan: Rama Sihotang/Editor: R. Amelia