Disperindagkop Siap Fasilitasi Sertifikasi Produk UMKM

 

TANJUNG REDEB – Jumlah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Berau yang semakin menjamur, berdampak pada semakin maraknya produk lokal yang berpotensi memiliki nilai jual tinggi, baik di tingkat daerah hingga Nasional.

Namun hingga saat ini pula, masih banyak UMKM yang belum mendaftarkan produk mereka maupun mengurus sertifikat merek dan kehalalan produknya. Terkait hal itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), Muhammad Syarkawie, mengatakan sebagai instansi pemerintahan yang membawahi perdagangan, pihaknya siap memfasilitasi proses sertifikasi produk tersebut.

“Memang benar saat ini sudah banyak sekali UMKM kita yang menghasilkan produk layak jual, namun belum punya brand atau merek sendiri. Padahal dengan mencantumkan merek, produknya bisa jadi lebih profesional,” ujarnya kepada beraunews.com, Rabu (12/04/2017).

Meskipun kewenangan untuk melakukan sertifikasi terhadap produk tersebut merupakan milik Pemprov, namun kepada seluruh UMKM yang ingin melakan sertifikasi ia menyarankan untuk segera berkoordinasi kepada pihaknya khususnya bagian industri yang ada.

“Ini wewenang milik Pemprov sebenarnya untuk memberikan sertifikasi, namun kita sebagai yang memfasilitasi pasti akan mendampingi sampai terhubung ke Provinsi,” ucapnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh UMKM yang telah memiliki produk layak jual untuk segera membuat sertifikasi produknya.

“Sebelum dikeluarkan sertifikasi produknya, tentu akan di uji dulu kelayakan dan kehalalan dari produknya. Kalau sudah dinyatakan layak dan memenuhi unsur sebagai sebuah produk yang dapat dipasarkan secara luas, tentu akan membantu pelaku UMKM menjadi pelaku usaha yang lebih maju dan bisa merambah hingga ke nasional,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia