Pertengahan Puasa, Omzet Pedagang Takjil Menurun 50 Persen

TANJUNG REDEB – Bulan Suci Ramadhan membawa berkah tersendiri bagi para pedagang jajanan berbuka atau biasa disebut takjil, khususnya yang berada di Tanjung Redeb. Dalam sehari, pedagang takjil bisa meraup omzet hingga belasan juta rupiah. Namun, memasuki pertengahan bulan suci Ramadhan ini, kondisi itu pun sedikit berubah dari hari-hari sebelumnya.

Seperti yang dirasakan Iin Parlina, pedagang takjil di Bazar Ramadhan Masjid Agung Baitul Hikmah, di hari ke-15 ini omzet dagangannya kini berada dikisaran Rp5 juta hingga Rp7 juta saja. Padahal sebelumnya, ia kerap meraup omzet antara Rp10 juta hingga Rp19 juta.

“Agak menurun sih, tidak sama dengan hari pertama dan yang kemarin-kemarin. Kalau hari pertama puasa, saya dapat Rp19 juta dan selanjutnya sekitar Rp10 juta. Sekarang paling kisaran Rp5 juta sampai Rp7 juta,” ujarnya kepada beraunews.com.

Dikatakannya, penyebab terjadinya penurunan omzet takjil di Bazar tersebut tidak diketahuinya. Namun, ia menilai kondisi ini bisa disebabkan adanya Bazar Ramadhan lainnya seperti yang ada di eks Pasar Gayam Jalan P. Diguna.

“Gak tahu juga, mungkin karena tempatnya sekarang terbagi. Tahun kemarin kan tidak ada yang berjualan di Taman Sanggam, sekarang kan ada sehingga mungkin terbagi. Kalau yang dirumah-rumah, tahun kemarin juga ada tapi tidak seperti tahun ini,” tutupnya seraya mengatakan kondisi ini juga dialami pedagang takjil lainnya.(sai)