Gunung Tabur Punya Pasar Barambang, Sambaliung Bakal Ada Barayak

 

TANJUNG REDEB – Selain Pasar Barambang di Gunung Tabur, kabarnya akan ada juga pasar kuliner di sepanjang tepian Sambaliung. Tetapi, benar tidaknya kabar ini, masih menjadi pertanyaan di masyarakat khususnya warga Sambaliung.

Lurah Sambaliung, Hasanuddin mengatakan, informasi tersebut benar. Pasalnya, pihaknya telah mengadakan rapat sosialisasi, pembentukan panitia, dan rapat program kerja terkait pelaksanaan pasar tradisional tersebut.

Sementara itu, Pasar Tradisional yang katanya akan diberi nama “Pasar Kuliner BARAYAK” ini, merupakan salah satu langkah untuk menggali potensi masyarakat khususnya Sambaliung, di sisi lain juga sebagai tempat hiburan masyarakat Berau saat malam hari.

“Kegiatan ini dalam rangka menggali potensi masyarakat terutama di Sambaliung, dan juga supaya ada kegiatan di malam hari. Jadi Masyarakat yang berkunjung nanti itu, selain mereka mau berbelanja, mereka juga bisa jalan-jalan malam,” ungkapnya saat ditemui beraunews.com, Rabu (22/02/2017) di ruang kerjanya.

Lebih lanjut dikatakannya, kegiatan tersebut akan launching pada Selasa (28/02/2017) dan selanjutnya akan buka setiap malam Rabu dan Kamis di sepanjang tepian Sambaliung, tepatnya mulai dari RT 4 sampai dengan RT 12 Kecamatan Sambaliung.

Untuk saat ini, panitia hanya memberikan tanda ukuran lapak yang akan ditempati masyarakat Berau untuk berjualan. Ukuran lapak tersebut kurang lebih 3x4 meter. Selanjutnya penjual bebas menggunakan tenda atau lainnya untuk berjualan nanti, selama tidak melebihi batas yang telah ditentukan panitia.

“Sementara ini kami tidak membatasi berapa jumlah warga yang ingin berjualan di tempat tersebut, artinya siapa yang mau mendaftar, silahkan. Dan yang mendaftarpun bebas dari mana saja tidak mesti harus dari Sambaliung. Tapi, yang kami prioritaskan warga Sambaliung dulu. Jadi, selain siapa saja boleh mendaftar, kami juga mempersilahkan penjual menjualkan barang, sayuran atau apa saja bebas. Kecuali, untuk jual beli ikan, daging, ayam sementara ini belum bisa, kita lihat saja perkembangannya ke depan nanti bagaimana,” tuturnya.

 

Ditambahkannya, bagi yang ingin mendaftar bisa mendatangi bapak Muluk Kahar, bertempat di RT 3 Sambaliung. Pendaftar tidak akan dikenakan biaya alias gratis. Ia berharap, dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Berau bisa terhibur dan dapat meningkatkan pendapatan ekonominya, terutama di Sambaliung.

“Harapan kami ke depannya, masyarakat terhibur, juga pendapatan ekonomi kita meningkat, dan ini kan juga ada kaitannya dengan wisata, artinya kami mengimbau kepada mereka (penjual) menjual sesutu yang bisa menarik perhatian wisatawan,” tutupnya.(bnc)

Citizen Jurnalis: Catur Indra LP/Editor: R. Amelia