Disperindagkop Fasilitasi IKM Urus Label Halal

 

TANJUNG REDEB – Masih banyak Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Berau yang tidak memiliki label halal di produk-produk yang dijajakannya. Pengeluaran yang besar serta urusan yang cukup panjang menjadi alasan sebagian besar IKM ini.

Menyikapi persoalan ini, Pemerintah Kabupaten Berau pun memfasilitasi IKM yang ada untuk mengurus label halal ini di Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kaltim. Program ini rutin dilakukan setiap tahun oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop).

“Tahun 2015 ada 5 IKM yang kita fasilitasi, dan 13 difasilitasi provinsi lewat APBD. Sayangnya, tahun 2016, hanya 5 IKM yang difasilitasi oleh provinsi," ungkap Kepala Disperindagkop Berau, M. Syarkawi HAB kepada beraunews.com, Senin (06/02/2017).

Meskipun sudah menjadi program rutin setiap tahunnya, namun pada tahun 2017 ini program tersebut tidak masuk dalam alokasi anggaran di APBD. Syarkawi mengungkapkan, dengan kondisi keuangan daerah yang defisit membuat program ini terpaksa dihapuskan.

“Walaupun tidak ada anggarannnya, kita tetap upayakan agar ini tetap jalan. Salah satu solusi yang akan kita lakukan dengan melibatkan pihak swasta guna membantu pendanaannya,” ujarnya.

Saat ini pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan salah satu perusahaan pertambangan yang ada di Bumi Batiwakkal. Selain itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Berau juga sudah memberikan lampu hijau untuk pelaksanaan program ini.

“Kita sudah koordinasi dengan perusahaan dan Baznas, kita ingin bisa berjalan sesuai dengan rencana dan IKM yang masuk dalam pengajuan kita bisa mendapatkan label halal ini,” katanya.

Menurutnya, label halal ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan IKM. Mengingat, label ini menjadi penilaian dari para konsumen terhadap produk yang dijajakan para pedagang. Tentu dengan adanya label ini membuat kepercayaan konsumen meningkat.

“Ya selama ini kan alasan mereka karena jauh mengurusnya ke provinsi serta administrasi yang panjang dan mahal. Jadi dengan adanya fasilitasi dari pemerintah akan lebih mudah nantinya,” pungkasnya.(bnc)

Wartawan: M.S. Zuhrie/Editor: R. Amelia