Manis Legit, Durian Montong Lokal Kampung Gurimbang

SAMBALIUNG – Keberadaan tanaman buah Durian menjadi salah satu peluang besar bagi masyarakat Kampung Gurimbang, Kecamatan Sambaliung, untuk meningkatkan ekonomi melalui sektor perkebunannya.

Hal itu dikatakan Ketua Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Gurimbang, Syaifuddin, kepada beraunews.com, Kamis (02/02/2017). Menurutnya, lahan di Kampung Gurimbang sangat potensial untuk perkebunan Durian, baik jenis sitokong, musangking, hingga bawor, dan terutama Durian jenis montong.

"Jarang sekali perkebunan Durian di Berau, tapi bukan berarti di Berau tidak potensial. Contoh di Gurimbang, masyarakatnya sudah berhasil menunjukkan bahwa ternyata daerah mereka juga bisa mengembangkan buah beraroma khas ini dengan baik," ujarnya.

Beberapa petani di Gurimbang pun telah berhasil membuktikan kualitas panen Durian mereka. Mulai dari rasa dan ukuran pun tidak kalah dengan Durian impor yang menjadi buruan masyarakat.

"Meskipun belum banyak yang membudidayakan Durian di sini, tetapi sudah ada beberapa warga setempat yang memiliki tanaman Durian di belakang rumah, maupun lahan kosong milik mereka. Ukuran buahnya pun bisa mencapai 30 cm dengan diameter 20 cm. Rasanya juga manis dan daging buahnya tebal," jelasnya.

Dengan potensi tersebut, utamanya di Gurimbang, dikatakannya, masyarakat Berau pun dapat membudidayakan buah bernilai jual cukup tinggi tersebut. Sehingga tidak perlu mengimpor lagi dari luar daerah.

"Kalau selama ini kita mendatangkan Durian dari luar kota, saat ini sudah terlihat bahwa Berau memiliki tempat yang cocok untuk tanaman Durian itu sendiri, hanya saja masyarakatnya yang belum banyak bertanam Durian. Bisa jadi beberapa tahun ke depan kita tidak perlu lagi mengimpor, karena bisa membudidayakannya di daerah sendiri," ungkapnya.

 

Adapun kendala yang kerap didapati petani Durian selain hama dan jamur, juga adanya tupai yang kerap mengurangi hasil panen masyarakat. Selain itu, ada juga sebagian masyarakat yang mencoba menanam Durian namun tidak kunjung berbuah. Kendalanya terdapat pada bibit yang digunakan.

"Untuk kendala Durian yang tidak mau berbuah itu, dikhawatirkan varietas atasnya yang seharusnya unggul, tetapi malah bukan unggulan. Benar dengan cara okulasi, tapi varietasnya menggunakan yang tidak unggul juga tidak akan berbuah. Kemungkinan hal itu yang membuat Durian tidak mau berbuah," katanya.

Dengan adanya potensi-potensi perkebunan khususnya Durian tersebut, ia pun berharap Pemkab melalui Dinas Perkebunan dapat memberikan bantuan bibit kepada masyarakat. Salah satu targetnya juga ialah untuk memanfaatkan pekarangan rumah masyarakat menjadi lahan tanaman tumpang sari.
"Kalau ada lahan di belakang rumah ataupun pekarangan rumah yang kosong bisa dimanfaatkan sebagai lahan perkebunan Durian tersebut. Hal itu juga untuk menciptakan sumber ekonomi jangka panjang bagi masyarakat," imbuhnya.

 

Selain itu, ia juga berharap potensi tersebut dapat dijadikan pilot project bagi perkampungan, khususnya Gurimbang. Tujuannya agar masyarakat yang berusia non produktif dan non skill dapat terbantukan dengan adanya perkebunan yang cukup menghasilkan.

"Salah satu jalan untuk hal itu melalui perkebunan Durian montong. Banyak lagi yang dapat kita kembangkan di Gurimbang ini, karena menurut saya, ke depan Gurimbang ini aksesnya terlihat menggiurkan dari segi bentuk dan penataannya. Hanya saja belum saya buatkan perencanaannya, karena memakan biaya yang cukup banyak," tandasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia