Sempat Diprotes, Pasar Subuh Dipastikan Tutup Pukul 7 Pagi

TANJUNG REDEB – Meski sempat mendapat protes keras dari para pedagang pasar basah terkait kebijakan waktu untuk pedagang pasar subuh yang sebelumnya ditetapkan selesai pukul 06.00 Wita kini dikembalikan ke pukul 07.00 Wita, Namun keputusan tersebut tetap diterapkan.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelola Pasar, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Yusriansyah mengatakan, memang beberapa hari lalu sudah diumumkan dan disampaikan kepada para pedagang terkait kebijakan tersebut. Namun kebijakan itu kembali menuai pro dan kontrak di kalangan pedagang.

“Sebelumnya memang para pedagang pasar basah sudah setuju dengan ditetapkannya pasar subuh bubar Jam 06.00 Wita. Tapi, kebijakan ini direvisi dan dikembalikan pukul 07.00 Wita pasar subuh selesai dan harus bersih,” ujarnya saat dikonfirmasi beraunews.com.

Dikatakannya, dengan kebijakan yang sebelumnya itu memang para pedagang setuju. Sehingga selepas pukul 06.00 Wita para konsumen bisa masuk ke dalam pasar untuk berbelanja. Namun, setelah kebijakan diatur kembali membuat pedagang pasar basah protes hingga terjadi sedikit konflik.

“Seperti kita tahu kemarin ada konflik sedikit antara pedagang dengan petugas keamanan terkait kebijakan yang ini. Padahal, Bupati kita juga sudah memikirkan yang terbaik untuk para pedagang ini,” tambahnya.

Yusriansyah menegaskan, kebijakan untuk pasar subuh yang ditetapkan harus bersih pada pukul 07.00 Wita tidak akan dirubah kembali. Pemahaman terkait kebijakan ini juga sudah disampaikan kepada para pedagang yang ada di dalam pasar.

“Itu sudah kebijakan dan kita pastikan itu tetap berjalan. Untuk para pedagang juga sudah kita sosialisasikan. Tapi kami juga akan memantau para pedagang pasar subuh itu, jangan sampai waktu mereka molor lagi yang harusnya sudah bersih di Jam 07.00 Wita malah lewat, dan akan ada petugas yang akan mengawasi mereka nanti,” pungkasnya.(dws)