Soal UKM Center, Bupati: Selalu Mendukung, Selama Tidak Ada Monopoli

 

TANJUNG REDEB – Rencana Kamar Dagang dan Industri (Kadin) membentuk pusat Usaha Kecil Menengah (UKM Center) berbasis online melalui e-commerce, yang akan bekerjasama dengan Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi (Disperindagkop) dan Bank Negara Indonesia (BNI), disambut baik oleh Bupati Berau, Muharram.

Hal itu diutarakannya di sela-sela kegiatannya, Minggu (08/01/2017). Dikatakannya, jika pembentukan UKM Center tersebut, dapat menjadi solusi untuk mendukung kemajuan dan berkembangnya UKM maupun Industri Kecil Menengah (IKM) di Berau, tidak ada alasan bagi Pemkab untuk tidak mendukung perencanaan tersebut.

"Saya belum mengerti betul bagaimana teknis yang mereka maksud untuk membentuk UKM Center ini, tapi dari yang saya tangkap sekilas, ini sangat bagus dan dapat menjadi terobosan bagi pelaku UKM dan IKM untuk lebih eksis," katanya.

BACA JUGA : Kadin, BNI dan Disperindagkop Bentuk UKM Center

Dengan jumlah UKM dan IKM yang cukup banyak, jika benar nantinya UKM center berbasis e-commerce tersebut dapat terealisasi, ia menyebutkan hal itu dapat membantu pengusaha Berau memasarkan produk mereka hingga ke luar daerah, sehingga dapat meningkatkan produktivitas serta penghasilan bagi masyarakat Berau.

Namun, ia berharap rencana pembentukan UKM Center tersebut murni untuk membantu para pelaku usaha, baik pemasaran maupun permodalan yang bisa dilakukan melalui pihak BNI.

"Peluang usaha apapun itu, selama benar-benar bisa membantu kemajuan ekonomi Berau, saya kira Pemkab pasti akan mendukung. Asalkan benar-benar untuk usaha, tidak ada monopoli didalamnya. Yang tidak benar itu kalau dipaksakan, atau ada penekanan didalamnya. Apalagi berbasis online, saya pikir memang sudah zamannya," ujarnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia