Kadin, BNI dan Disperindagkop Bentuk UKM Center

 

TANJUNG REDEB – Untuk memberikan kemudahan dalam dunia usaha bagi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) maupun Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Kabupaten Berau, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Berau, rencananya akan membentuk UKM Center. UKM Center merupakan pusat bagi para pelaku industri dan usaha, baik kecil hingga menengah untuk memasarkan produk unggulan mereka hingga ke luar daerah.

Pembentukan UKM Center tersebut rencananya akan bekerjasama dengan Bank Nasional Indonesia (BNI), serta Pemkab Berau melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop).

Untuk mematangkan rencana pembentukan UKM Center tersebut, Kamis (05/01/2017) kemarin, digelar pertemuan membahas rencana tersebut di Kantor Disperindagkop. Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah pihak yang akan terlibat di dalam pembentukan UKM Center, seperti Disperindagkop, perwakilan dari pihak BNI dan Kadin.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Disperindagkop, M. Syarkawi HAB mengungkapkan, rencana pembentukan UKM Center merupakan terobosan baru bagi dunia usaha Berau. Sebab di dalam UKM Center akan dirangkul seluruh UKM maupun IKM untuk memasarkan produk unggulan mereka melalui sistem online, yang akan dirancang oleh BNI melalui BNI e-commerce.

Perihal sistem e-commerce tersebut, dipaparkan oleh Penyelia Pemasaran BNI Cabang Tanjung Redeb, Akur Prihartanto yang didampingi oleh Institusional Banking Officer, Ika Swasti Lituhayu.

“Kami sangat mendukung dengan ide pembentukan UKM Center ini, apalagi dengan tawaran bantuan yang diberikan oleh BNI untuk menjadi sponsor dalam membentuk sistem pemasaran online atau e-commerce, saya yakin akan sangat membantu dunia usaha kita lebih maju,” ujarnya kepada beraunews.com.

 

Dari jumlah UKM dan IKM yang terdaftar, yakni sekitar 3.026 di 13 Kecamatan, ia juga meyakini dengan terbentuknya UKM Center melalui sistem e-commerce tersebut, pelaku UKM dan IKM dapat lebih bersemangat serta berlomba-lomba memberikan produk terbaik mereka. Terlebih di Berau begitu banyak potensi sumber daya alam (SDA) yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar produk-produk andalan.

“Selain dapat menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk mempromosikan produknya, sekaligus mengangkat nama Berau dalam hal pariwisata. Misalkan lewat produk oleh-oleh ataupun yang lainnya,” ucapnya.

Meski baru sebatas perencanaan, namun pihaknya sangat mendukung hal tersebut. Pada pertemuan selanjutnya ia akan mencoba memfasilitasi untuk memperbincangkan terkait persoalan teknis dari rencana pembentukan UKM Center.

“Yang terpenting adalah kita akan mulai bersama-sama memikirkan permasalahan teknisnya ke depan, termasuk lokasi untuk mendirikan UKM Centernya. Selanjutnya akan kita bahas lagi apa-apa yang perlu dipersiapkan,” tuturnya.

 

Sementara itu, Indrawati, Koordinator pertemuan dari Kadin tersebut, menyebut selama ini dukungan dari Pemkab terhadap dunia usaha khususnya UKM dan IKM masih kurang. Terbukti dengan minimnya ruang bagi para pelaku usaha untuk mengembangkan produknya. Namun, dengan adanya ide untuk membentuk UKM Center dan BNI e-commerce tersebut, ia yakin para pengusaha Berau akan dapat lebih eksis hingga ke luar daerah.

“Selama ini yang saya rasakan ketika membawa para wisatawan untuk mencari oleh-oleh khas Berau saja masih sulit. Nah, dengan adanya UKM Center ini, apalagi dibantu dengan BNI e-commerce, akan lebih mudah untuk memperkenalkan kepada daerah luar apa saja produk dari para pengusaha di Berau yang dapat diunggulkan,” pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Marta/Editor: R. Amelia