Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pasar Rakyat Barambang Dilaunching

 

GUNUNG TABUR – Ratusan masyarakat yang sebagian besar berasal dari Kecamatan Gunung Tabur dan sekitarnya berkumpul di depan Museum Batiwakkal, Keraton Gunung Tabur untuk menyaksikan secara langsung pembukaan perdana pasar Barambang. Pasar Barambang apabila diartikan memiliki arti saling merangkul atau menyatukan, tentu bersatu dalam segala hal yang bersifat positif.

Camat Gunung Tabur, Nazaruddin yang membuka langsung pasar itu mengatakan, pasar yang memiliki filosofi kebersamaan ini merupakan pasar yang digagas oleh para pemuda yang berada di Kecamatan Gunung Tabur.

Untuk itu, dirinya selaku perwakilan pemerintah daerah tentu sangat senang dan berbangga hati dengan keberadaan pasar barambang di Kecamatan Gunung Tabur sendiri. Tak lupa juga ucapan terima kasih yang sebesarnya atas gagasan ini juga disampaikan pemerintah daerah.

“Hal ini semoga membawa kebaikan bagi kita semua,” katanya, Sabtu (10/12/2016) malam.

 

Sementara itu, Panitia Bidang Penasehat Pasar Barambang, Mardiatul Idaliasa menjelaskan, pasar Barambang direncanakan akan digelar seminggu dua kali, yakni hari Sabtu dan Minggu. Tujuan adanya pasar itu sendiri, tidak lepas dari niatan untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat yang berada di sekitar pasar maupun masyarakat sekitar Kecamatan Gunung Tabur lainnya.

“Tujuan kami adalah untuk saling merangkul (pedagang), ini sesuai dengan pengertian Barambang. Dan juga dengan adanya pasar ini, kami yakin dapat membantu perekonomian masyarakat yang berjualan di pasar Barambang ini,” ungkapnya.

Pasar yang memiliki hingga 100 stand itu, tambah Mardiatul, cukup diminati masyarakat. Pasalnya, banyak masyarakat yang menempati lapak-lapak yang telah disediakan oleh pihak panitia, mulai berjualan elektronik seperti lampu hias, sayur-mayur hingga makanan khas Kabupaten Berau pun disajikan di pasar ini. Tentunya dengan harga yang relatif lebih murah.

“Pasar ini bukan hanya untuk masyarakat Gunung Tabur saja. Namun, bagi masyarakat (luar Kecamatan Gunung Tabur-red) yang ingin berjualan, silahkan saja. Namun pasar ini hanya buka di akhir pekan saja. Mulai sore hingga malam pukul 22.00 Wita,” tambahnya.

 

Dikesempatan yang sama, Ketua Komisi II DPRD Berau, Muhammad Yunus menilai, para pemuda di Kecamatan Gunung Tabur cukup kreatif. Namun, tentu perlu juga didukung oleh pemerintah daerah melalui instansi dan stakeholder terkait.

Tak lupa juga, Yunus berpesan agar para pemuda di Kabupaten Berau khususnya di Kecamatan Gunung Tabur untuk menjauhi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Serta, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di sekitar pasar tersebut.

“Pemuda disini perlu dibakar lagi biar tambah semangat, kreativitas sangat bagus untuk membantu ekonomi disini. Itu yang saya acungi jempol. Namun, saya ingatkan  jangan sampai terpengaruh oleh narkoba dan jaga ketertiban pasar Barambang ini,” pungkasnya.(Andi Sawega)