Bazar Ramadhan di Masjid Agung Kurang Peminat

TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Muharram membuka Bazar Ramadhan 1437 Hijriah, Senin (6/6/2016) di halaman Masjid Agung Baitul Hikmah. Tampak hadir dalam acara itu, Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo, Ketua DPRD Berau, Syarifatul Sya’diah, Ketua TP PKK Berau, Sri Juniarsih serta pejabat dilingkungan Pemkab Berau. Bahkan diacara tersebut juga sekaligus dilakukan penyerahan bantuan uang tunai dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Berau kepada warga Jalan Pulau Panjang yang rumahnya dieksekusi sepekan lalu.

Ketua Pengurus Masjid Agung Baitul Hikmah, Kafrauwi dalam laporannya mengatakan, penyewa tenda Bazar Ramadhan yang disediakan pihak Yayasan Masjid Agung tahun ini mengalami penurunan. Jika di tahun 2015 lalu ada 146 tenda bazar, maka tahun ini hanya 95 tenda bazar dari 144 tenda bazar yang disediakan.

“Hanya 57 persen petak yang terisi. Mungkin disebabkan banyaknya perjual kue yang ada, lebih memilih berjualan diluar sini atau ditempatnya masing-masing serta sekarang juga sudah ada Bazar Ramadhan di dekat Taman Sanggam (Taman eks Pasar Gayam –red). Kemudian, penjual yang ada disini juga kami asuransikan selama satu bulan di BPJS (BPJS Kesehatan dan Tenaga Kerja–red),” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Muharram dalam sambutannya mengatakan, menurunnya jumlah penjual jajanan berbuka puasa di bazar tersebut, juga bisa diakibatkan melemahnya perputaran ekonomi yang ada di Kabupaten Berau, dimana banyak perusahaan tambang yang tutup serta PT Kertas Nusantara yang tidak jelas kondisinya.

“Kondisi ekonomi melemah seperti ini hampir merata diseluruh Indonesia. Ketika bisa mendapatkan keuntungan yang besar dari dagang kue di musim ini, janganlah ibu-ibu habiskan untuk membeli pakaian dan sebagainya, yang hanya digunakan di puncak Ramadhan,” katanya.

Agar dalam berjualan para penjual ini memiliki keuntungan, pesan Muharram, para penyedia jajanan berbuka puasa ini dapat menjual jajanan yang dicari banyak orang. Kemudian, memiliki cita rasa yang nikmat dengan harga yang terjangkau pula.

“Supaya laris jualannya, jual jajanan yang banyak dicari orang untuk berbuka puasa. Usahakan cita rasanya nyaman tanpa menggunakan bahan-bahan seperti pemanis buatan, dan jangan dimahal-mahalin harganya karena beranggapan aji mumpung,” pungkasnya seraya mendoakan agar para penjual tersebut dimudahkan dalam mencari rezeki.

Usai membuka bazar tersebut, Bupati Muharram didampingi sang Istri, Sri Juniarsih bersama Wabup Agus Tantomo dan Ketua DPRD Berau, Syarifatul Syadiah turut berbelanja jajanan berbuka.(sai)