Mitra Bebiluck Bantah Produknya Mengandung Bakteri Berbahaya

 

TANJUNG REDEB – Mencuatnya pemberitaan terkait penggrebekan yang dilakukan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Tangerang Banten di pabrik makanan untuk bayi PT Hasanah Boga Sejahtera (HBS) dengan produk andalanya 'Bebiluck' membuat sejumlah penikmat makanan bayi tersebut terkejut. Terlebih ketika BPOM mengklaim jika produk 'Bebiluck' mengandung bakteri jahat jenis ecoli dan coliform yang dapat menggangu pencernaan bayi.

Dampak dari klaim BPOM terkait kandungan bakteri yang ada di dalam makanan bayi itu bukan hanya merugikan pihak perusahaan, namun juga berimbas hingga ke mitra perusahaan yang ada di daerah. Seperti yang di alami Indra, mitra bebiluck di Berau. Ia mengakui jika pasca pemberitaan tersebut, penjualan mengalami penuruan yang siginifikan.

"Dampaknya luar biasa dari pengrebekan pabrik bebiluck di Tangerang Selatan. Penjualan kita menurun drastis. Bahkan penuruan penjualan mencapai 50 persen dari hari biasanya," ungkapnya saat berbincang dengan beraunews.com, Sabtu (17/9/2016).

Meski BPOM mengeluarkan pernyataan terkait kandungan bubur bayi bebiluck yang mereka jual mengandung bakteri berbahaya, Indra bersama dengan jaringan mitra lainya mengaku yakin jika produk mereka bebas dari bakteri yang dimaksud BPOM.

Keyakinan tersebut diperkuat setelah pihak PT HBS sebagai induk produk bebiluck melakukan uji laboratorium dengan menggunakan lembaga independen dan hasilnya negatif bakteri jahat. Sementara yang menjadi kendala sendiri saat ini hanya pergantian proses perizinan dari usaha rumahan ke industri, namun masih dalam proses.

"Kita sudah uji laboratorium dan hasilnya produk bebiluck memang bebas bakteri jahat. Keyakinan kami diperkuat lagi dengan berjalannya produk kita sejak 2009, sampai saat ini tidak ada keluhan apapun dari konsumen, malah konsumen meningkat," jelasnya.

Indra mengaku, kemungkinan ini merupakan persaingan bisnis, karena di kota asalnya ada produk baru menyerupai bebiluck.

"Kita berharap masyarakat tak perlu cemas dengan berita yang beredar. Kami jamin produk kami aman dan sehat. Jika ada konsumen yang mengalami gangguan pencernaan usai mengkonsumsi bebiluck kita akan tanggung jawab," pungkasnya.(M.S. Zuhrie)