Lokasi Pasar Subuh Tetap, Hanya Jam Berjualan Berubah

TANJUNG REDEB - Tak sedikit masyarakat yang mempertanyakan status lokasi bagi pedagang pasar subuh di pasar Sanggam Adji Dilyas (SAD). Seperti diketahui, sebelumnya para pedagang pasar subuh tak diperbolehkan berjualan dilokasi lama, yakni bagian belakang pasar SAD.

Guna memperjelas hal itu, Kabid Pengelola Pasar Dinas Koperasi, Industri dan Perdagangan (Diskoperindag), Yusriansyah mengatakan, para pedagang pasar subuh tetap berjualan dilokasi yang lama. Hanya saja, untuk regulasi penataannya yang akan diatur kembali sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 20/2016 tertanggal 1 Juni 2016.

"Untuk pedagang di pasar subuh mereka masih tetap boleh berjualan di area itu (lokasi lama-red). Namun untuk jamnya, mereka hanya boleh berjualan dari jam 02.00 Wita sampai pukul 06.00 Wita sesuai keputusan Perbup," ungkapnya kepada beraunews.com, Sabtu (4/6/2016).

Dikatakannya, pasar subuh sendiri diperuntukkan bagi petani yang akan menjual hasil kebun mereka. Bukan para pedagang yang sudah memiliki lapak atau petak di dalam pasar. Jika memang para pedagang yang memiliki petak di dalam, maka mereka harus memilih.

"Itu diutamakan untuk petani. Tapi bagi mereka para pedagang yang punya petak di dalam mau berjualan di sana ya silahkan, tapi silahkan petak mereka yang ada di dalam diserahkan kepada pengelola pasar agar tidak kosong atau untuk kembali dimaksimalkan kegunaannya," tambahnya.

Untuk menertibkan waktu aktifitas jual beli dipasar subuh sendiri, ada tim khusus yang melakukan pengawasan yang terdiri dari TNI, Polisi, Satpol PP serta Satuan Pengamanan (Satpam) Pasar. Sejak pukul 05.00 Wita, para petugas sudah mulai berada di pasar dan berkeliling memantau para pedagang.

"Untuk TNI dan Polisi mereka hanya menggunakan baju biasa melakukan pengawasan. Sementara yang ada terlihat hanya Satpol PP dan Satpam Pasar yang akan meminta para pedagang segera berbenah jika mendekati pukul 06.00 Wita," pungkasnya.(dws)