Aktivitas PSK Sudah Tidak Ada?

BATU PUTIH – Keberadaan pekerja seks komersial (PSK) yang diduga sempat kembali beroperasi di sekitar Kampung Tembudan Kecamatan Batu Putih, kini sudah tidak lagi terlihat. Hal itu disampaikan Camat Batu Putih, Mansyur.

Ia mengatakan, beberapa waktu lalu saat melakukan pertemuan di kabupaten, dirinya sempat menanyakan kepada jajaran Polsek Talisayan seputar keberadaan WTS (Wanita Tuna Susila) yang sempat beroperasi pasca penutupan sejumlah tempat hiburan yang ada di kampung tersebut. Lebih lanjut dikatakannya, berdasarkan keterangan dari kepolisian tersebut, saat ini aktivitas WTS kini sudah tidak ada.

Hanya kata dia, untuk di wilayah kilometer 14, menurut mantan Camat Biduk-Biduk ini, masih ada kegiatan PSK. Tetapi, hal itu masih belum bisa dipastikan apakah kegiatan tersebut benar ada, atau hanya prasangka masyarakat saja.

“Saya dapat informasi di situ ada kegiatan, cuma itu belum kita cek langsung. Itu sempat kita sampaikan kepada Kapolsek Talisayan, dia mengatakan, untuk di lokasi itu dia belum faham, tetapi jika itu perlu dilakukan penindakan, maka perlu dilakukan persiapan. Setidaknya dengan langkah persuasif dulu,” ungkapnya kepada beraunews.com, Senin (22/05/2017), melalui sambungan seluler.

Kendati demikian, meskipun para PSK yang sempat kembali beroperasi di Kampung Tembudan tidak terlihat lagi. Namun bisa saja, para PSK itu tinggal atau menyewa rumah warga sebagai tempat tinggal. Untuk itu, dirinya juga meminta kepada pemerintah Kampung Tembudan dan sekitarnya, untuk memantau wilayahnya terkait aktivitas WTS. Apalagi saat ini jelang Ramadan, dirinya tidak ingin ada aktivitas WTS di wilayah Batu Putih.

“Kita juga sudah sampaikan kepada kepala kampung, jika ada aktivitas seperti itu segera laporkan. Karena mereka lebih tahu detil wilayahnya,” ungkapnya.

Untuk itu dirinya mengimbau kepada masyarakat yang ada di wilayah kerjanya untuk tidak menutup-nutupi aktivitas tersebut. Pasalnya, selain kegiatan tersebut tidak diperbolehkan, juga rentan penyakit membahayakan.

“Ya, kita minta masyarakat jangan takut untuk melaporkan jika ada kegiatan seperti itu. Peran serta masyarakat juga kita butuhkan, agar Kecamatan Batu Putih tidak ada lagi kegiatan yang berbau prostitusi,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia