Tangkal Paham Radikal dan Jadi Pelarian Napi, Maksimalkan Peran Ketua RT

 

TALISAYAN – Saat ini, ada banyak hal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan kampung, seperti munculnya paham radikal yang dibawa oleh pendatang, serta menjadi tempat pelarian oleh pelaku kejahatan. Untuk itu, pemerintah kampung terus melakukan pengawasan terhadap warga pendatang demi mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

BACA JUGA : Tahanan Kejaksaan Donggala Kabur, Polres Bekuk DPO di Kampung Giring-Giring

Kepala Kampung Sumber Mulya, Kecamatan Talisayan, Samidjo menyampaikan, menjaga kondusifitas lingkungan kampung, tak hanya menjadi tugas polisi, dan pemerintah kampung saja, tetapi juga menjadi peran RT selaku ujung tombak pemerintah kampung. Sebab, selain paham dengan kondisi lingkungannya, salah satu fungsi Ketua RT adalah melakukan pendataan terhadap masyarakat yang ada di wilayahnya, termasuk melakukan pendataan terhadap warga pendatang.

“Kita juga sudah sampaikan kepada masing-masing Ketua RT, agar setiap ada warga pendatang segera dilakukan pendataan, dimana mereka tinggal, dan dari mana mereka berasal. Kalau perlu jemput bola, jangan tunggu mereka lapor,” ungkapnya kepada beraunews.com, Sabtu (29/07/2017).

Disampaikannya, meskipun hal tersebut memang terbilang cukup sepele. Namun, apabila diperhatikan, hal tersebut sangat penting. Apalagi saat ini, cukup banyak pelaku atau penganut paham radikal yang mencoba menyebarkan paham anti Pancasila kepada masyarakat awam. Tidak menutup kemungkinan juga lanjut dia, ada warga pendatang yang ingin mengadu nasib, atau ikut pada keluarga yang sudah lebih dulu tinggal di kampungnya.

“Kita khawatir ada warga yang datang membawa ajaran atau paham baru, yang bisa mempengaruhi masyarakat yang mengarah pada pelanggaran aturan. Ini juga kita lakukan dalam mengantisipasi ajaran terorisme masuk ke Kampung Sumber Mulya,” jelasnya.

BACA JUGA : Kapolres Gelar Pertemuan Dengan Beberapa Lembaga, Tokoh dan Forum, Ini Pembahasannya

Disamping itu, apa yang tengah dilakukannya saat ini, juga sejalan dengan instruksi Pemerintah Kecamatan Talisayan, dalam ikut membantu aparat kepolisian dalam memelihara kamtibmas di lingkungan kampungnya. Terkait pengawasan terhadap warga pendatang, pihaknya juga telah meminta setiap Ketua RT di kampungnya untuk aktif tidak hanya dalam melakukan pengawasan terhadap warga pendatang, juga terus mengimbau kepada masyarakatnya yang belum memiliki identitas diri untuk segera melengkapinya.

“Pada dasarnya kita tidak melarang mereka menetap atau pindah, mungkin ada yang ingin bekerja, atau ikut dengan keluarganya tapi dokumennya harus lengkap, seperti surat pindah, dan tidak ada sangkut pautnya dengan hukum,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: Rita Amelia