Kampung Maluang Rayakan Hari Peringatan Lansia Nasional

 

GUNUNG TABUR – Kaum Lansia merupakan kaum yang dapat dikatakan sekumpulan individu yang sudah tidak patut lagi bekerja dan juga sudah seharusnya di usia senja mereka, hanya mempunyai kewajiban untuk menimang cucu saja.

Kaum lansia juga dipandang sebagian orang adalah kaum yang mudah terserang penyakit, hal itu bisa saja benar, karena setiap orang yang sudah memiliki umur di atas rata-rata, maka dari cara kerja tubuh pun menurun serta kekebalan imun tubuh pun mulai berkurang, tetapi semua kembali dari masing-masing cara kita menilai saja.

Oleh karena itu, sebagai bentuk penghormatan kepada setiap kaum lansia, maka setiap tanggal 29 Mei, diperingati sebagai hari Lansia Nasional. Di Berau sendiri, Hari Lansia Nasional telah dilaksanakan dan digelar secara meriah di Kampung Maluang RT 5, tepatnya di perumahan Tanah Toraja.

“Pada peringatan Hari Lansia Nasional tanggal 29 Mei pada tahun 2017 ini, kami sangat senang sekali selaku tenaga pemerintah kampung beserta kader-kader khususnya yang berada di Kampung Maluang. Karena dengan begini paling tidak meningkatkan silaturahim kami sehubungan dengan menjaga kesehatan lansia melalui kader posyandu lansia yang selama ini telah berjalan aktif di Kampung Maluang sendiri,” ucap Kepala Kampung Maluang, Muchtar, kepada beraunews.com, Rabu (31/05/2017).

Diungkapkan Muchtar juga, tamu-tamu yang hadir dalam pelaksanaan Peringatan Hari Lansia Nasional ini, selain para tokoh agama dan pemuda atau Ketua RT, juga dihadiri pihak Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) Maluang, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta pihak dari perusahaan BUMA Lati, yang juga hadir guna ikut merayakan serta membantu jalannya acara tersebut.

“Acara peringatan ini pun merupakan pertama kalinya kami laksanakan pada tahun 2017 ini, harapan kami ke depannya, semoga di tahun depan lebih meningkat lagi juga agar lebih mengakrabkan kader-kader di Kampung Maluang ini, supaya lebih giat lagi agar dapat lebih berjalan lancar ke depannya,” sambungnya.

Kepala Kampung Maluang pun juga berpesan, semoga para donatur-donatur khususnya di sekitar Kampung Maluang nantinya, bisa dapat membantu untuk kegiatan-kegiatan lain yang akan dilaksanakan selanjutnya.

 

Selain itu, dari pihak Hubungan Eksternal Perusahaan BUMA, Andri, juga beranggapan jika acara yang dilaksanakan ini merupakan acara yang sangat positif.

“Acara ini dapat saja dilaksanakan setiap tahunnya, karena selain bentuk perhatian yang begitu besar kepada para kaum lansia, juga memberikan kesan kenang-kenangan kepada para kaum orang tua di usia senjanya,” ungkap Andri.

“Kami dari perusahaan juga sangat mengapresiasi juga mendukung, bahwa di Berau khususnya di Kampung Maluang, yang baru pertama kali mengadakan acara semacam ini, apalagi acara ini ditujukan kepada kaum lansia. Selain itu, sifatnya juga bukan hanya untuk mengorientasi jumlah atau nilai lansia, tetapi lebih mengedepankan apa manfaat yang didapat untuk masyarakat, serta lansia itu sendiri,” sambungnya.

“Harapan kami, semoga acara ini bisa dapat terus berlanjut agar para orang tua kita atau kaum lansia tetap bisa mengekspresikan dirinya, tetap bisa merasa bahwa mereka mendapatkan perhatian dari semua pihak,” harap Andri.

 

Ketua RT 5 Perumahan Tanah Toraja Kampung Maluang, Daud, juga beranggapan jika acara Peringatan Lansia ini merupakan acara yang sangat bagus, lantaran dapat memberikan kesejahteraan para kaum Lansia.

“Harapan saya selaku Ketua RT, semoga para pemerintah dari pihak manapun serta manajemen manapun dapat memberikan bantuan, berupa bangunan ataupun tanah untuk lokasi posyandu serta tempat perayaan Hari Lansia Nasional selanjutnya,” ucapnya.(bnc)

Wartawan: Miko Gusti Nanda/Editor: R. Amelia