Sudah Saatnya Jaringan Telekomunikasi Merata

TALISAYAN – Permasalahan komunikasi masih menjadi perhatian utama di Kabupaten Berau, khususnya di wilayah pesisir selatan Berau. Minimnya fasilitas pendukung utama, seperti Base Tranceiver Station (BTS) yang belum menyeluruh, menjadi penyebab jaringan komunikasi masih “naik-turun”. Bahkan ada area tidak terjangkau signal atau blank spot. Berbagai upaya pun telah dilakukan, terutama meminta bantuan baik kepada Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi Kalimantan Timur.

Seperti yang terjadi, di Kampung Eka Sapta Kecamatan Talisayan, yang hingga kini masih terkendala dengan jaringan telekomunikasi. Seperti disampaikan Pj Kepala Kampung Eka Sapta, Nuri Jauhari kepada beraunews.com, Kamis (02/11/2017). Dikatakannya, sudah saatnya semua kampung memiliki jaringan telekomunikasi yang memadai, termasuk kampungnya. Pasalnya, sudah bertahun-tahun masyarakat di wilayahnya mengeluhkan persoalan jaringan.

"Jaringan masih sangat susah di sini, bahkan nyaris tidak ada," ungkapnya.

Ia menilai, untuk di kampungnya sudah cukup layak dipasangi tower komunikasi. Sebab, selain jumlah warganya yang sudah mencapai ribuan, ditambah ada dua kampung terdekat yang juga mengalami kondisi yang sama.

"Apalagi, hampir semua masyarakat di sini sudah memiliki telepon seluler, belum lagi dua Kampung Purnasari Jaya, dan Sumber Mulya juga susah jaringannya. Saya kira sangat layaklah, kampung kami terfasilitasi oleh jaringan," ujarnya.

Tak hanya itu, jaringan telekomunikasi juga penting untuk kebutuhan pihaknya dalam pengiriman laporan. Apalagi, saat ini di kampungnya juga memiliki sarana pendidikan yang sudah cukup memadai, yakni SD, SMP, dan SMA. Untuk itu, dirinya berharap agar kedepannya jaringan telekomunikasi di kampungnya dapat tersedia secara maksimal.

"Ini juga untuk kemajuan pembangunan di kampung kami. karena jaringan telekomunikasi sangat penting untuk kemudahan berkomunikasi. Kita juga menginginkan kesetaraan dengan wilayah lain," tandasnya.(Hendra Irawan/bnc)