Persiapan Pilkakam, Panitia Dumaring Terus Data Pemilih

 

TALISAYAN- Dalam persiapan pemilihan kepala kampung yang akan dihelat bulan Oktober mendatang, seluruh panitia pemilihan kepala kampung (Pilkakam) terus mempersiapkan diri guna menyukseskan hajatan demokrasi tersebut, tak terkecuali panitia Pilkakam yang ada di Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan.

Ketua Panitia Pilkakam Kampung Dumaring, Laurentius Alexander menyampaikan, saat ini pihaknya telah mendapatkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) saat menggelar rapat panitia pada Selasa (22/08/2018) lalu. Dimana, dari 8 RT yang ada di wilayah Kampung Dumaring, ada sekitar 897 DPS yang sudah terdata.

"DPS saat ini masih 897 pemilih, yang terdiri dari perempuan 417 pemilih, dan laki-laki sebanyak 480 pemilih," ungkapnya pada beraunews.com, Sabtu (26/08/2017).

Laurentius menambahkan, DPS saat ini masih belum bisa dijadikan patokan. Sebab, dalam beberapa waktu ke depan pihaknya kembali akan melakukan revisi di semua RT. Hal itu lantaran masih banyak warga Dumaring yang masih belum dimasukkan ke DPS, baik warga yang baru menetap di Dumaring maupun yang akan pindah jelang penetapan DPT. Disamping itu, ada juga remaja di wilayahnya yang akan menginjak usia 17 tahun pada saat penetapan DPT.

"Kan, setelah DPS  kita kembali melakukan evaluasi dengan menggelar daftar pemilih sementara tambahan (DPST), di sana akan kembali kita revisi. Jadi jumlah berdasarkan DPS bisa saja bertambah setelah digelar DPST. Berdasarkan tahapan, 11 September mendatang akan kita lakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT)," bebernya.

 

Untuk persyaratan pemilih, dikatakan Laurentius, merupakan warga Kampung Dumaring yang minimal telah berusia 17 tahun atau lebih, dan memiliki dokumen jika warga tersebut benar merupakam masyarakat Kampung Dumaring. Dalam menyaring pemilih, pihaknya juga melakukan secara teliti agar tidak ada pemilih fiktif. Misalnya saja, ada warga yang mengaku sebagai warga Dumaring yang minta dimasukkan ke dalam DPT.

"Kita juga mengantisipasi itu. Setiap pemilih yang kita masukkan di DPS atau di DPT nantinya berdasarkan data kampung, agar tidak ada kekeliruan. Kami juga sebagai panitia juga selalu berhati-hati dalam menetapkan pemilih," tandasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: Rita Amelia