Dukung Pertanian, Jalan Usaha Tani Dibangun di Enam Titik

 

TALISAYAN – Guna memberikan kenyamanan beraktivitas kepada masyarakat yang berprofesi sebagai petani, pemerintah Kampung Dumaring membangun setidaknya 6 jalan usaha tani di sejumlah titik yang tersebar di beberapa RT.

Hal itu dilakukan sebagai dukungan kepada petani dalam memperluas pertanian, serta meningkatkan produktivitas hasil panen petani. Hal itu disampaikan Kepala Kampung Dumaring, Salehuddin kepada beraunews.com, Rabu (07/06/2017).

Dijelaskannya, saat ini pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat di sisa masa jabatannya menjadi kepala kampung. Salah satunya, dengan membangun jalan usaha tani. Apalagi kata dia, cukup banyak warganya yang hidup dengan mengandalkan usaha pertanian. Sehingga perlu didukung dengan memberikan kenyamanan dalam melakukan aktivitas.

"Ini bentuk dukungan kita, dengan harapan mereka terus bersemangat dalam mengembangkan pertaniannya," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, saat ini pihaknya telah mengerjakan 4 titik pembangunan jalan usaha tani. Yakni di RT 05 sebanyak 2 titik, 1 titik di RT 08, dan 1 titik lainnya di RT 02. Sementara untuk dua titik lainnya masih dalam tahap pengerjaan. Diketahui, pihaknya memanfaatkan unit alat berat milik UPTD Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Berau dalam melakukan kegiatan pembangunan jalan usaha tani tersebut.

"Ada enam titik dengan total volume sekitar 6.500 Meter. Namun yang masih kita kerjakan tinggal dua titik lagi," ungkapnya.

 

Lebih lanjut disampaikannya, untuk memulai pengerjaan pihaknya juga mengaku terkendala dengan cuaca yang tidak mementu. Ditambah lagi, alat UPTD yang digunakan juga harus bergantian. Pasalnya, alat tersebut masih digunakan kampung lain dalam membangun kegiatan serupa.

"Alatnya kita antre, bergantian dengan kampung lain, apalagi cuaca masih kerap hujan. Kalau sudah kegiatan yang ada di kampung itu selesai, pengerjaan dua jalan usaha tani ini bisa kita kebut," bebernya.

Namun dirinya memastikan, pembangunan kedua jalan usaha tani tersebut akan diselesaikan dalam waktu dekat, agar aktivitas petani dapat lebih lancar.

"Kita akan upayakan secepatnya. Karena ini demi kepentingan masyarakat petani di sini juga," tandasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia