Efek Hutan Desa, Semindal Dihadiahi PLTS

 

BIATAN – Setelah cukup lama bersabar, akhirnya Dusun Semindal yang berada di RT 04 Kampung Biatan Ilir, Kecamatan Biatan, dapat menikmati penerangan listrik. Meskipun bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Namun, rasa syukur yang terpancar dari wajah warga yang berada di wilayah tersebut, tak bisa disembunyikan.

Bantuan penerangan itu sendiri berasal dari salah satu lembaga yang merupakan pendamping Kampung Biatan Ilir dalam membentuk hutan desa. Disampaikam Kepala Kampung Abdul Hafid, dengan adanya bantuan tersebut, secara tidak langsung sangat membantu aktivitas warga di sana. Terlebih, Semindal merupakan satu-satunya RT yang jaraknya cukup jauh dari pemukiman, yakni sekitar 47 kilometer.

 

PLTS sendiri diresmikan secara simbolis oleh Camat Biatan, Agung Heri Wijatmiko beberapa hari lalu. Meski baru sekitar 13 rumah dari 30 rumah, dan satu mesjid yang teraliri listrik, sudah cukup membuat masyarakat yang tinggal di sana merasa senang. Diketahui, untuk daya PLTS sendiri berkisar 5 KWV dengan kapasitas daya per rumah 300 watt.

"Untuk sisa rumah yang belum tersambung listrik dari PLTS juga telah kita berikan PLTS per rumah melalui ADK," ujarnya.

Baca Juga : Sekprov Kaltim Serahkan SK Hutan Desa pada Empat Kampung, Ayo Kampung Lainnya

Menurutnya, bantuan hibah tersebut diberikan, karena Biatan Ilir berhasil membentuk hutan desa, yang dimana penyerahan SK hutan desa dari KLHK diberikan secara langsung oleh Sekprov Kaltim beberapa waktu lalu di Kecamatan Talisayan.

"Bagi kami ini adalah hadiah yang sangat luar biasa, dan perjuangan kami dalam membentuk hutan desa tidak sia-sia," ujarnya.

 

Sementara itu, Camat Biatan selain mengapresiasi bantuan hibah salah salah satu LSM tersebut. Ia juga mengatakan, kerjasama antara LSM pendamping dengan pemerintah Kampung Biatan Ilir diharapkannya dapat terus berlanjut. Disamping itu, dirinya juga berharap agar fasilitas yang telah diberikan dapat dijaga dan dipelihara dengan baik.

"Kita berharap, fasilitas ini dapat digunakan selama mungkin. Dan kami mengimbau, segenap masyarakat juga bersama-sama menjaga hutan desa dari pengrusakan," tandas Agung Heri Wijatmiko.(advertorial/Hendra Irawan/bnc)