Masyarakat Berencana Demo PT DLJ, Ini Kata Kepala Kampung

 

BIATAN – Rencana warga Kampung Biatan Ilir melakukan aksi ke lokasi lahan sengketa antara masyarakat dengan PT Dwiwira Lestari Jaya (DLJ), ternyata belum diketahui pasti Kepala Kampung Biatan Ilir, Abdul Hafid.

Dikatakannya, rencana yang digagas tokoh masyarakat di kampungnya, Aburaera, memang sempat didengarnya. Hanya saja, dirinya tidak mendapatkan informasi lebih jelas terkait kapan aksi tersebut akan dilakukan.

"Saya juga baru tahu dari pihak kecamatan. Bahwa ada sejumlah masyarakat datang ke PT DLJ untuk meminta penjelasan terkait lahan itu. Jadi, sejauh ini saya belum tahu betul, aksi apa yang akan dilakukannya," ujarnya kepada beraunews.com, Rabu (15/11/2017).

BACA JUGA : Soal Lahan Sengketa PT DLJ, Hukum Seolah Tumpul ke Atas

Terkait lahan seluas 269,12 hektar yang menjadi sengketa antara masyarakatnya dengan pihak DLJ, diakuinya, memang berulang kali coba diselesaikan, baik di tingkat kecamatan, hingga tingkat kabupaten. Sehingga, aksi yang akan dilakukan tersebut, murni berdasarkan kemauan masyarakat sendiri.

"Jadi, jika aksi yang akan dilakukan ini dianggap saran pemerintah kampung, ini salah besar. Saya pikir, mereka kecewa karena penyelesaiannya yang berlarut-larut. Apalagi, saya juga sudah sampaikan, kalau masyarakat sudah bergerak, saya pun tidak bisa berbuat banyak," bebernya.

Ia juga menegaskan, dirinya selaku kepala pemerintahan di kampungnya, sudah berupaya menyelesaikan hal tersebut dengan pihak perusahaan. Terlebih persoalan itu juga sudah disampaikannya ke Bupati Berau. Disamping itu, pihaknya juga telah meminta pihak perusahaan, untuk bersama-sama melakukan verifikasi luasan Ijin Usaha Perkebunan (IUP) PT DLJ.

"Kami selaku pemerintah kampung sudah berupaya menyelesaikan masalah ini, tapi memang belum ada hasilnya," pungkasnya seraya berharap, jika terjadi aksi, hendaknya masyarakat untuk menjaga emosi agar tidak terjadi tindakan yang anarkis.(Hendra Irawan/bnc)