Maksimalkan Hutan Desa, Ini Program Kerja LPHD Biatan Ilir

BIATAN – Dalam Memaksimalkan potensi hutan desa yang telah terbentuk beberapa waktu lalu, Pemerintah Kampung Biatan Ilir, Kecamatan Biatan telah membuat program kerja dalam mengelola hutan desa menjadi ekonomi produktif. Baik untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, juga meningkatkan Pendapatan Asli Kampung (PAK).

Kepala Kampung Biatan Ilir, Abdul Hafid menyampaikan, terkait program tersebut juga telah termasuk didalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung (RPJMK). Dalam mengelola hutan desa, ada sejumlah rencana kerja yang akan dilaksanakan, yakni melakukan pengawasan dan pengamanan kawasan hutan desa, pengembangan serta pemanfaatan ekowisata, dan jasa lingkungan, serta sosial masyarakat dan pelestarian lingkungan.
 
"Setiap bidang, itu sudah ada program kerja prioritas yang harus dilaksanakan oleh LPHD (Lembaga Pengelola Hutan Desa-red) selaku lembaga bentukan kampung khusus dalam mengelola hutan desa," terangnya kepada beraunews.com, Senin (16/10/2017).
 
Dalam mengelola hutan desa sendiri, juga perlu disampaikan kepada masyarakat yang ada di wilayahnya, khususnya terkait program kerja LPHD. Bahkan, pihaknya bersama LPHD juga telah melaksanakan monitoring serta sosialisasi kepada masyarakat terkait program tersebut.
 
"Sosialisasi perlu, karena tidak semua bisa dilakukan oleh LPHD. Masyarakat juga memiliki peran besar dalam mengelola hutan desa, salah satunya dengan tidak membuka lahan perkebunan sawit di dalam wilayah hutan desa, serta tidak melakukan illegal loging. Untuk itu, dilakukan sosialisasi pada mereka, karena tidak semua apa yang terdapat di sana bisa dimanfaatkan. Ada yang boleh, ada juga yang harus dijaga," jelasnya.

 

Salah satu sisi positif setelah terbentuknya hutan desa dan LPHD, diantaranya menurunnya aksi illegal logging yang dilakukan oknum masyarakat disekitar hutan desa. Apalagi, saat melakukan verifikasi di sekitar hutan tersebut, pihaknya sempat mendapati pelaku illegal loging dan memberikan peringatan keras.
 
"Nah alhamdulillah, dengan adanya LPHD ini juga, kasus illegal logging menurun drastis," jelasnya.
 
Untuk kedepannya, dikatakan pria yang akrab disapa Hafid ini, segala bentuk kegiatan dalam menggali potensi hutan desa dikampungnya akan dilakukan oleh Badan Usaha Milik Kampung (BUMK). Sementara untuk program kerja, akan dilakukan sepenuhnya pada tahun depan dengan menggunakan Alokasi Dana Kampung (ADK).
 
"Kita berharap semua rencana dan program kita ini dapat berjalan lancar. Karena apa yang kita lakukan juga demi kepentingan masyarakat dan pembangunan kampung, dan saya kira hal itu juga sejalan dengan program pemerintah," tandasnya.(Hendra Irawan/bnc)