Tak Terobsesi Juara, Ingin Belajar dari Lomba Desa

 

BIATAN – Dalam mengikuti lomba desa tingkat Kabupaten Berau, persiapan yang dilakukan Kampung Biatan Ilir kian matang. Pasalnya, Rabu (17/05/2017), akan diadakan penilaian lomba desa oleh pihak panitia di kampung tersebut.

Kepala Kampung Biatan Ilir, Abdul Hafid, mengatakan, saat ini pihaknya hanya tinggal melakukan kegiatan-kegiatan rutin, seperti gotong royong membersihkan lingkungan kampung, dan mempersiapkan berbagai keperluan yang masih kurang.

“Hanya tinggal kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan kampung saja. Kita juga selalu berkoordinasi dengan pihak kecamatan terkait lomba desa ini,” ungkapnya kepada beraunews.com.

Lebih lanjut dikatakannya, keikutsertaan kampungnya tersebut, semata-mata bukan hanya untuk mendapatkan juara atau peringkat terbaik. Namun, pihaknya dapat belajar dari even tersebut. Khususnya sistem pengadministrasian dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Jadi setiap ada kekurangan dari segi pelayanan itu dapat kita benahi. Kalau untuk urusan menang kalah itu nomor sekian. Intinya, bagaimana belajar melengkapi administrasi, dan struktural pemerintahan. Jika tidak lengkap, bagaimana kita bisa melayani masyarakat dengan baik,” jelasnya.

 

Dirinya mengakui, dalam melakukan berbagai persiapan untuk mengikuti lomba desa tersebut, pihaknya tidak merasa kesulitan, ataupun berkecil hati dengan kampung lain yang kelihatan lebih maju. Sebab dikatakannya, dalam melengkapi administrasi tidak semata dilakukan pada saat hendak mengikuti lomba. Sebab, sejak dirinya menjabat sebagai kepala kampung, pihaknya telah berupaya memanajemen administrasi kampung dengan baik, seperti data kependudukan, keluhan warga, serta laporan Ketua RT.

“Kalau beban itu tidak ada, kita jalan saja. Bukan berarti saat hendak lomba desa saja baru semua kita lengkapi. Karena sejak saya menjabat, semua ini sudah kita lakuan. Bahkan setiap bulan pada minggu ke dua, masing-masing ketua RT mereka harus ada laporan pendataan. Karena perubahan data penduduk bisa terjadi kapan saja,” ujarnya.

 

Tak hanya itu, pihaknya juga terus berupaya membuat terobosan-terobosan baru di kampungnya. Hal itu dilakukan, agar Kampung Biatan dapat terlihat berbeda dengan kampung lain. Alhasil, beberapa waktu lalu, kampung Biatan ilir menjadi juara II dalam lomba gotong royong di tingkat kabupaten. Bahkan saat ini, pihaknya juga melakukan terobosan dengan cara melakukan pengadaan penerangan di setiap halaman rumah warga kampungnya. dengan program tersebut, selain memberikan penerangan untuk lingkungan, juga mengurangi tingkat kerawanan. Sebab kata dia, sebelum adanya penerangan jalan tersebut, ada saja kecelakaan terjadi.

“Sudah terpasang, dan masyarakat menyambut baik program itu. Apalagi sekarang banyak warga yang sudah tidak lagi khawatir saat anaknya beraktivitas di sekitar jalan karena kondisi jalanan kampung sudah cukup terang,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia