Kolam Air Panas Pemapak "Lenyap"

 

BIATAN – Siapa yang tidak kenal objek wisata kolam air panas Pemapak yang berada di Kampung Biatan Bapinang, Kecamatan Biatan? Salah satu potensi wisata yang sudah lama kesohor dengan sensasi unik air panasnya. Hanya saja, objek wisata yang satu ini semakin lama semakin menurun pengunjungnya, dikarenakan sistem pengelolaannya yang hingga kini masih belum maksimal, sehingga berdampak pada kebersihan dan keindahannya.

Tak sampai di situ saja, objek wisata tersebut juga mengalami masalah lain, yakni ketika air pasang, seluruh wilayah air panas tersebut tertutup oleh air, seolah terlihat lenyap. Meskipun berdasarkan pernyataan masyarakat yang bermukim tidak jauh dari objek wisata tersebut, hal itu merupakan fenomena alam dan sudah biasa terjadi,

“Sudah biasa itu, kalau air pasang memang tidak begitu kelihatan kolamnya, tapi kalau sudah surut, baru kembali lagi,” ujar warga RT 03, Samuel, kepada beraunews.com, Rabu (31/05/2017).

Kendati begitu, bagi pengunjung yang baru berkunjung ke kolam tersebut, mungkin akan merasa sedikit aneh dengan kondisi itu. Apalagi kata dia, ketika air pasang, sampah yang berada di sekitar objek wisata juga ikut hanyut atau tercampur dengan air panas.

“Kadang ada pengunjung yang datang bingung dan bertanya kolam air panasnya di bagian mana? Mungkin karena tertutup air pasang makanya tidak kelihatan, terlebih sampahnya juga ikut hanyut,” bebernya.

Sementara itu Kepala Kampung Biatan Bapinang, Ramli, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, hal itu merupakan hal yang wajar ketika air pasang.

 

“Kalau pasang memang banjir di sana, tapi tidak lama. Begitu air surut, kolam air panas itu bakal normal kembali,” ujarnya.

Dirinya juga mengakui, untuk mengantisipasi hal tersebut, hingga kini pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Sebab kata dia, fenomena tersebut merupakan fenomena alami yang biasa terjadi.

“Kita tidak bisa apa-apa, karena itu fenomena alam. Ya, ditunggu sampai surut saja. Kalau soal kebersihan, kita sudah kerahkan warga untuk bergotong royong di sana,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia