Blank Spot Makin Parah, Warga Mengeluh

BATU PUTIH – Blank spot (jaringan telekomunikasi putus), kembali melanda masyarakat Kecamatan Batu Putih. Tak pelak, seluruh aktivitas komunikasi yang dilakukan warga lumpuh total. Bahkan, putusnya jaringan tersebut lebih lama dari biasanya, yakni mulai pukul 16.30 Wita Minggu (21/08/2016) kemarin hingga Senin pagi pukul 08.30 Wita. Hal itu pun membuat tak sedikit masyarakat "kesal" khususnya warga yang bekerja menggunakan media jaringan atau internet.

"Yang jelas kesal lah. Tiba-tiba putus begitu saja, belum lagi putusnya mulai sore sampai pagi," ungkap Juprianto kepada beraunews.com.

Menurutnya, sebelum sinyal telekomunikasi hilang, lebih dulu mengalami gangguan mulai minggu pagi pukul 07.00 Wita.

"Pagi sempat ada, tapi tidak bisa dipakai untuk internetan. Dipakai menelpon pun susah karena suaranya tidak jelas. Puncaknya sinyal putus total pada jam 4.30 sore hari," jelasnya.

Putusnya jaringan ternyata tak hanya dialami masyarakat Batu Putih saja. Di wilayah Talisayan juga mengalami hal serupa. Dikatakan Aspriansyah, buruknya kualitas jaringan telekomunikasi sudah semakin parah. Terlebih Minggu kemarin, sepanjang hari terjadi gangguan bahkan putus total.

"Ini yang paling parah. Biasanya hanya sekitar empat hingga enam jam. Tapi kemarin sudah belasan jam putusnya. Kalau ditanya mengeluh, itu sudah jelas," ungkapnya.

BACA JUGA : Kerap Blank Spot, Warga Keluhkan Pelayanan Telkomsel

Sekedar informasi, di Kecamatan Batu Putih hingga Kecamatan Biduk-Biduk hanya ada satu operator telekomunikasi yang digunakan masyarakat, yakni operator Telkomsel. Sementara untuk Kecamatan Talisayan ada dua operator, yakni Indosat dan Telkomsel.

Terkait blangspot tersebut, Super Visor Telkomsel, Nana yang berkedudukan di Tanjung Redeb mengatakan, putusnya jaringan Minggu kemarin disebabkan kabel Fiber Optic Telkom putus di 2 ruas, yakni Lempake-Tanjung Redeb dan Lempake-Sangatta yg menyebabkan blank spot.

"Kami rwncanakan Minggu ini sudah ada backupnya (cadangan), supaya tidak blank spot lagi," ungkapnya.(hir)