Petani Keluhkan Hama Monyet

BATU PUTIH – Sejumlah petani di Kampung Tembudan Kecamatan Batu Putih mulai mengeluhkan keberadaan monyet yang kerap menyerang tanaman. Biasanya, monyet kerap datang bergerombol disaat petani hendak melakukan panen jagung.

Disampaikan Kurdiah, sebenarnya monyet sudah menjadi hama tanaman sejak lama. Namun, karena belum ada cara efektif untuk mengusirnya, monyet tetap datang setiap kali petani bercocom tanam.

"Kalau saat musim tanam jagung kemarin memang banyak kera dan beruk makan jagung. Kalau mau makan juga tidak memilih, mau muda atau tua semua di makan," ungkapnya kepada beraunews.com, Minggu (21/8/2016).

Dikatakannya, tak hanya jagung saja yang menjadi sasaran hama tersebut. Tanaman lainnya seperti kacang tanah juga tak luput jadi incaran hewan primata itu. Bahkan, monyet tersebut cukup cerdik. Sebab, sebelum mengambil jagung dan tanaman lainnya, mereka lebih dulu mengamati kondisi sekitar kebun.

"Kalau dijaga dia tidak kelihatan. Kalau tidak ada orang, baru mereka turun makan, dan merusak tanaman," bebernya.

Sementara itu, petani lainnya Ramli juga menyampaikan hal senada. Menurutnya, monyet menjadi salah satu kendala petani selain penyakit tanaman. Bahkan, tak jarang ada juga beberapa babi yang mulai berkeliaran masuk ke dalam pertanian warga.

"Kemarin ada beberapa babi yang masuk ke kebun dan merusak tanaman singkong kami," ujarnya.

Hingga kini diakuinya masih belum ada cara ampuh untuk menjaga tanaman mereka dari serangan monyet.

"Kalau penyakit tanaman, itu bisa saja kita kendalikan dengan pestisida. Tapi ini monyet. Sementara kalau dibunuh, monyet juga termasuk binatang yang dilindungi. Kalau dibiarkan merusak tanaman, jadi serba salah," pungkasnya.(hir)