Bulungan Belajar Perbup Dana Desa Ke Berau

TANJUNG REDEB – Dianggap mampu membuat satu produk hukum tentang pengelolaan Alokasi Dana Kampung (ADK) dan Alokasi Dana Desa (ADD), Berau jadi tujuan Kabupaten Bulungan untuk belajar. Didahului oleh kunjungan DPRD Bulungan beberapa waktu lalu, Bulungan belakangan mengirimkan Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BPMPD).

Menurut Kepala BPMPK Berau, Datu Kesuma, kunjungan tersebut merupakan sebuah bentuk apresiasi terhadap pemerintah daerah Berau. Sebab bisa dianggap sebagai tujuan untuk studi maupun berkonsultasi. Menularkan ilmu yang dipunya merupakan sebuah cerminan kerjasama dengan Kabupaten tetangga beda Provinsi tersebut.

Mungkin karena lebih dekat dengan Berau, menurut Datu, menjadi salah satu pertimbangan BPMPD Bulungan konsultasi ke Berau.

“Daripada ke Jakarta atau tempat yang lebih jauh, kan Berau lebih dekat,” ujar Datu.

Kedatangan rombongan ini dijelaskan untuk konsultasi produk hukum sekelas Peraturan Bupati (Perbup), yang memang sudah selesai dibuat di Berau. Tidak berlebihan memang, karena diketahui saat ini produk hukum dimaksud sudah siap.

“Perbup ADK dan ADD kita memang sudah selesai dan siap, mungkin ini yang menarik perhatian, sehingga teman-teman dari BPMPD Bulungan datang kesini, ya kita share ilmulah, bagaimana bisa membentuk produk Perbup yang bisa diimpelemntasikan dilapangan nanti,” jelasnya.

Ditambahkan Datu, keberadaan Perbup menjadi penguat dan pedoman untuk setiap kampung mengambil kebijakan dalam pengelolaan keuangannya sendiri. Dipastikan produk hukum ini tidak akan bermasalah karena merupakan turunan dari undang-undang.

Dengan harapan keberadaan Perbup sebagai payung hukum bagi pelaksanaan pembangunan yang menggunakan dana ADK dan ADD di Berau. Termasuk mengikuti prosedur tetap yang ditentukan untuk  pengelolaan yang lebih baik.(ana)