Objek Wisata Danau Biru Ditingkatkan Tahun Ini

BATU PUTIH – Rencana memaksimalkan danau biru menjadi objek wisata alternatif, sepertinya berjalan mulus. Pasalnya, pemerintah Kampung Tembudan Kecamatan Batu Putih telah menganggarkan peningkatan objek wisata tersebut dengan menggunakan dana ADK (Alokasi Dana Kampung). Hal itu disampaikan Kepala Kampung Tembudan, Nur Iman saat ditemui beraunews.com.

“Seperti penganggaran pembuatan gazebo itu sudah kita lakukan, Insya Allah tahun ini akan dimulai,” ungkapnya pada beraunews.com, Sabtu (6/8/2016).

Menurutnya, peningkatan danau biru menjadi objek wisata alternatif juga sekaligus menjaga agar hutan dan satwa liar yang ada di sekitar danau juga dapat terjaga. Disamping itu, pihaknya juga terus berupaya menjaga kebersihan lingkungan danau.

Danau biru sendiri berada di lingkungan perumahan milik perusahaan, dimana terdapat cukup banyak sampah yang rentan mencemari lingkungan danau. Namun, dikatakannya, dirinya bakal menyampaikan hal tersebut kepada manajemen perusahaan agar tidak membuang sampah di sekitar hutan.

Untuk mendukung hal itu, pihaknya juga akan membuat Peraturan Kampung (Perkam) pelarangan membuang sampah sembarangan serta konservasi hutan. Ia menjelaskan, hutan yang ada di sekitar danau tersebut kurang lebih 10 hektar yang tidak boleh dilakukan aktivitas apapun yang dianggap merusak. Sehingga, keberadaan satwa liar yang berlindung di hutan tersebut tidak terancam.

“Dengan Perkam itu kita tekankan kepada masyarakat tidak ada lagi buang sampah sembarangan dan pengrusakan hutan di kawasan danau biru,” jelasnya.

Sebenarnya danau biru sendiri sudah dibuka menjadi objek wisata, hanya saja keberadaannya masih belum maksimal. Danau biru juga dikatakan memiliki kejernihan yang tidak kalah dengan Labuan Cermin yang berada di Kampung Biduk-Biduk Kecamatan Biduk-Biduk yang sudah lama menjadi andalan Pemkab Berau menarik wisatawan.

Kendati demikian, jika danau biru dipoles secara maksimal, bisa jadi keberadaan danau tersebut menambah daftar wisata yang wajib dikunjungi saat berada di pesisir selatan Berau. Disamping danau biru, ada juga taman makam Pahlawan Sultan Alimuddin atau yang dikenal sebagai Raja Alam juga telah diusulkan pihaknya untuk dibangunkan taman.

“Memang sangat potensial dan kita harap bisa menjadi pilihan kedepannya,” tutupnya.(hir)