P-Apdesi Berau Resmi Dilantik

TANJUNG REDEB – Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Perkumpulan Aparatur Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (P-Apdesi) Kabupaten Berau yang dinahkodai Madri Pani, secara resmi dilantik oleh Bupati Berau, Muharram. Acara pelantikkan digelar di Convention Hall Hotel Cantika Swara, Jalan Pulau Panjang pada pukul 19.30 Wita, Senin (1/8/2016).

Acara yang dirangkai dengan pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Camat, Kepala Kampung, dan Badan Pemberdayaan Kampung (BPK) se-Kabupaten Berau itu juga dihadiri Ketua DPP P-Apdesi, Wargiyati dan Ketua DPD P-Apdesi Provinsi Kaltim Mus Mulyadi. Tampak hadir pimpinan DPRD dan anggotanya, Pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab, aparatur Pemerintahan Kampung, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua DPP P-Apdesi, Wargiyati mengatakan, awal pembentukkan P-Apdesi bernama Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi). Namun, berdasarkan Surat Kemenkum HAM tertanggal 2 Mei 2016 yang menyatakan tidak boleh lagi adanya penggunaan kata asosiasi, maka diperbaruhi menjadi P-Apdesi.

Ditambahkan Wargiyati, P-Apdesi dibentuk sebagai satu-satunya wadah yang mengakomodir kebijakan kepala dan perangkat desa/kampung di seluruh Indonesia. Selain itu, menjadi penghubung komunikasi dengan pemerintah, baik dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

“Kalau PNS punya Korpri, Kepala Desa dan Perangkat Desa punya P-Apdesi,” ujarnya.

Kebijakan kepala kampung/desa yang langsung berhubungan dengan masyarakat, diungkapkan Wargiyati, terkadang membuat setiap tangggung jawab dari kebijakan yang dikeluarkan pemerintah kampung akan langsung berdampak pada kepala kampung/desa. Baik itu, pro rakyat maupun yang merugikan masyarakat sendiri. Contohnya, dalam pembagian raskin, jika tidak sesuai dengan harapan warga, maka akan langsung menimbulkan protes ataupun sebaliknya.

“Tanggung jawab kita paling besar karena berhadapan langsung dengan masyarakat. Istilahnya, Bupati laporannya dari para kepala desa sedangkan kita, baik buruknya langsung imbasnya ke masyarakat dan dari masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati menyambut baik dengan telah dibentuknya secara resmi DPC P-Apdesi Berau. Bupati juga berharap P-Apdesi bisa terus membantu pemerintah untuk meningkatkan sumber daya aparatur pemerintahan kampung.

“Kalau struktur pemerintahan ini berjalan dengan efektif dan baik, dari seluruh level dan tingkatan, maka sesungguhnya pimpinan yang ada di atas, tidak terlalu banyak berpikir yang terlalu menjelimet,” jelasnya.

Bupati juga menilai beban kerja setiap kepala kampung hampir sama dengan kepala daerah. Baik, dari sisi perencanaan anggaran, penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RJPMD) dan penyusunan APBD kampung/desa.

“Itu mirip-mirip kerjanya Bupati,” pungkasnya.(sai)