Soal Usulan Pengaspalan Jalan Transmigrasi Gurimbang, Wagub : Kami Yang Tindak Lanjuti

BIATAN – Ditunjuknya Kampung Gurimbang yang berada Kecamatan Sambaliung oleh Kemendagri untuk mengikuti lomba membangun Indonesia dari pinggiran, membuat pemerintah Kampung Gurimbang harus lebih berbenah.

Sebagai pengemban amanah tersebut, Madri Pani, Kepala Kampung Gurimbang mengaku sudah harus mempersiapkan diri. Termasuk memenuhi satu-persatu pesan Kemendagri kala itu sebagai syarat untuk menjadi contoh. Hanya, sampai saat ini pemerintahan kampung masih mengalami kendala yakni, peningkatan jalan transmigrasi sepanjang tiga kilometer. Sebab, hingga kini belum jelas.

Bahkan, upaya lain sudah dilakukan Madri Pani dengan menemui Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak, untuk mengusulkan  pengaspalan jalan transmigrasi sepanjang tiga kilometer ke Pemprov Kaltim. Disamping itu, Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo pun juga sempat menghadap Gubernur dengan menyampaikan hal serupa. Dengan harapan, pengaspalan jalan transmigrasi itu dapat terealisasi.

Apalagi dikatakan Madri, jalan transmigrasi tersebut disampaikan Madri, begitu penting untuk menunjang kelancaran aktivitas masyarakat. Tidak hanya warga Gurimbang saja, warga yang berada di kampung terdekat lainnya seperti Kampung Bebanir, Tanjung Perangat, Pilanjau, dan Kampung Sukan juga akan merasa terbantu. Disamping itu, peningkatan pembangunan Kampung Gurimbang sudah pasti akan lebih terlihat.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim, Mukmin Faisyal HP saat melakukan tanam jagung perdana di Kampung Biatan Ilir  Kecamatan Biatan, saat ditanya terkait usulan pemerintah Kampung Gurimbang, menyampaikan, terkait usulan pengaspalan jalan tersebut jangan diusulkan hanya melalui lisan saja. Tetapi juga diusulkan melalui surat pihaknya bisa merespon dengan cepat.

"Buatkan surat, serahkan kepada kami. Kami yang akan tindak lanjuti," tegasnya (25/7/2016) seraya mengatakan, pihaknya akan  berupaya mengakomodir semua usulan masyarakat Kabupaten Berau yang ditujukan ke Pemprov.(hir)