Berau Dapat 350 Hektar Benih Kedelai

TALISAYAN – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan, Pemkab Berau terus berupaya meningkatkan produksi pertanian, khusus tanaman kedelai. Saat ini, di sejumlah wilayah masih terus mengembangkan tanaman kedelai terutama di wilayah pesisir selatan Berau, seperti di Kecamatan Talisayan dan Kecamatan Batu Putih.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Berau, Ilyas Natsir melalui sambungan selulernya mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin agar pertanian kedelai tetap berkembang. Meski diakuinya, luasan pertanian kedelai tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni sekitar 300 hektar lebih yang tersebar di daerah Berau.

"Yang paling luas pertanian kedelai itu di pesisir selatan Berau, seperti kecamatan Talisayan dan Batu Putih. Kita jelas ingin luasan pertanian kedelai ini dapat terus meningkat setiap tahunnya," ungkapnya pada beraunews.com.

Dikatakannya, demi meningkatkan produksi pertanian kedelai, pihaknya juga terus memberikan pendampingan dan membina petani dalam menanam kedelai. Disamping itu, usulan demi usulan bantuan pertanian pada pemerintah, baik provinsi maupun pusat juga dilakukan guna memberikan kemudahan bagi petani.

"Rencananya tahun ini ada bantuan benih dari APBN sekitar 350 hektar, rencananya tahun ini juga akan dikucurkan, seperti ke Kampung Bumi Jaya Kecamatan Talisayan, dan sejumlah kampung di Kecamatan Batu Putih serta wilayah lainnya. Selain benih, alat mesin pertanian (alsintan) yang juga bersumber dari APBN juga tengah diupayakan," terangnya.

Terkait keluhan pemasaran yang kerap disuarakan petani, Ilyas mengaku memahaminya keluhan tersebut, bahkan pihaknya juga sempat mencarikan pembeli kedelai petani tersebut.

"Setelah orangnya datang, kedelainya sudah habis terjual. Memang pembelinya pada waktu itu datang sedikit terlambat," bebernya.

Kendati demikian, untuk menyiasati lesunya pasaran tersebut, pihaknya juga telah mengusulkan pembangunan gudang serta pabrik tahu di wilayah pesisir. Hanya saja pihaknya masih menunggu keputusan dari pusat terkait usulan itu.

Dirinya berharap dalam mengembankan kedelai, selain terus didukung oleh pemerintah, petani juga dituntut untuk lebih kreatif dalam mengelola pertaniannya.

"Kalau bisa ada juga swadaya dari petani, sebab bantuan pemerintah juga terbatas," tutupnya.(hir)