Maluang Juara Lomba Desa Tingkat Provinsi Kaltim 2018

 

TANJUNG REDEB – Kampung Maluang, Kecamatan Gunung Tabur ditetapkan sebagai juara pertama lomba desa/kampung tingkat Provinsi Kaltim tahun 2018. Hal tersebut, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur Nomor 414.4/86/DPM-PD/VII/2018 tertanggal 31 Juli 2018.

Kepala DPMPD Kaltim, Jauhar Efendi saat dikonfirmasi beraunews.com mengatakan, Kampung Maluang berhasil mencuri perhatian tim penilai lomba dengan mengantongi nilai 881 mengungguli dua kampung lainnya yang ditetapkan masuk tiga besar Lomba Desa 2018, yakni Desa Sidorejo, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dengan nilai 831 dan disusul Kampung Juaq Asa, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dengan nilai 657.

"Kampung Maluang memang layak untuk menjadi juara pertama perlombaan desa/kampung tingkat Provinsi Kaltim tahun 2018, sehingga Maluang diwajibkan menjadi peserta pada kegiatan temu karya nasional dan pekan inovasi desa dan kelurahan yang diselenggarakan Kemendagri pada 18-22 Oktober 2018 mendatang di Provinsi Bali,” ujarnya melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (31/07/2018).

Terkait indikator penilaian, Jauhar mengatakan, penetapan juara lomba desa peringkat satu hingga tiga tersebut, telah dilakukan seketat mungkin dan berdasarkan hasil rapat tim penilai lomba Provinsi Kaltim tahun 2018, yang juga sudah dituangkan dalam berita acara. Penilaiannya dilakukan secara mendalam mulai dari penilaian administrasi, penilaiannya video visualisasi, dan penilaian presentasi terhadap kepala desa/kampung.

“Penentuan juara lomba yang sudah ditetapkan merupakan keputusan final dan tidak dapat diganggu gugat. Jadi, untuk Kampung Maluang yang dinyatakan sebagai juara, saya ucapkan selamat dan sukses selalu,” tuturnya.

 

Sementara itu, lanjut Jauhar, selain Kampung Maluang yang meraih prestasi, di Kabupaten Berau masih ada Kelurahan Tanjung Redeb yang juga berhasil meraih juara ketiga lomba kelurahan tingkat Provinsi Kaltim tahun 2018, setelah meraih nilai 765. Sedangkan, juara pertama lomba kelurahan diraih Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat, Kota Bontang dengan raihan nilai 829 dan disusul Kelurahan Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Barat, Kota Balikpapan dengan nilai 793.

“Kelurahan Tanjung Redeb meraih juara ketiga Lomba Kelurahan tingkat Provinsi Kaltim tahun 2018,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Staf Pelaksana Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Kampung (DPMPK) Berau, Syarifuddin mengatakan, Kampung Maluang yang dipimpin Muchtar, berhasil keluar sebagai yang terbaik setelah memiliki sejumlah program unggulan dan inovasi, antara lain perencanaan relokasi pemindahan 43 rumah yang berada dijalur atau di atas sungai, terdapat Usaha Kecil Menengah (UMK) dan home industry, hingga pengelolaan obyek wisata agro guna dan air terjun "Dangkita".

“Dengan raihan prestasi yang berhasil ditorehkan Kampung Maluang, maka kami semakin terpacu untuk terus melaksanakan pendampingan dan pembinaan terutama untuk pembenahan dalam sisi tatanan administrasi pemerintahan, pembangunan, dan kewilayahan. Tujuannya, agar setiap capaian dan raihan prestasi, akan terus dapat membawa harum nama Bumi Batiwakkal," tandasnya.

Untuk diketahui, Lomba Desa dan Kelurahan (Lomdeskel) merupakan agenda tahunan sebagai implementasi Permendagri Nomor 81/2005 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan. Dimana, penilaian lomdeskel dilakukan secara berjenjang dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Hanya saja, khusus tahun 2018, lomba tingkat nasional ditiadakan, seiring pelaksanaan Pilkada serentak.(Miko Gusti Nanda/NR. Dewi/bnc)