Tak Memenuhi Persyaratan, Satu Petahana Gugur di Pilkakam Serentak

 

TALISAYAN – Setelah melakukan verifikasi berkas bakal calon kepala kampung, akhirnya, seluruh panitia pemilihan kepala kampung (Pilkakam) di 6 kampung di wilayah Kecamatan Talisayan telah melakukan penetapan calon kepala kampung.

Dalam tahapan penetapan tersebut, salah satu petahana (mantan kepala kampung-red) dinyatakan pihak panitia pilkakam gugur, dan tidak dapat mengikuti pemilihan kepala kampung, Oktober mendatang.
 
Hal itu juga dibenarkan Camat Talisayan, David Pamudji. Dikatakannya, satu mantan kepala kampung di wilayahnya tak dapat mengikuti pencalonan lagi. Hal itu lantaran pihak panitia menemukan berkas yang dinilai belum memenuhi persyaratan yang ada di Perda maupun di Perbup.
 
Berkas tersebut, lanjut dia, terdapat pada legalitas ijazah. Menurutnya, pihak panitia juga sudah melakukan verifikasi, serta telah berkoordinasi dengan instansi terkait keabsahannya. Dari penelusuran pihak panitia, tambah dia, terdapat kejanggalan. Sehingga pihak panitia tidak mau mengambil resiko dan menggugurkan bakal calon kepala kampung tersebut.
 
"Kita memang tidak bisa mengatakan itu palsu, yang dapat memastikannya hanya instansi terkait, yakni Dinas Pendidikan. Tetapi, pastinya berkasnya belum memenuhi persyaratan," ujarnya pada beraunews.com, Selasa (19/09/2017).
 
Terkait hal tersebut, pihaknya juga telah meminta kepada petahana tersebut untuk tidak berkecil hati dengan keputusan penetapan tersebut.
 
"Kemarin kita sempat kunjungi yang bersangkutan. Intinya kita meminta dia legowo akan hasil keputusan dari panitia. Tetapi, jika masih merasa belum puas, kita bisa memfasilitasi untuk melakukan pertemuan atau gelar perkara dengan melibatkan instansi terkait, agar lebih jelas," bebernya.
 
Disamping itu, pihaknya juga memuji panitia Pilkakam di 6 kampung yang telah bekerja dengan profesional, karena sejak jauh-jauh hari dirinya telah mewanti-wanti adanya berkas fiktif lolos dalam pilkakam serentak tahun ini.
 
BACA JUGA : Panitia Pilkakam Diminta Bekerja Profesional
 
"Jadi, setiap ada berkas yang janggal langsung dilaporkan ke pihak terkait untuk ditindaklanjuti. Kita mengambil pelajaran dari pilkakam sebelumnya. Harapannya, pilkakam kali ini berjalan lancar dan tertib," tandasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: Rita Amelia