Mantapkan Persiapan Paskribraka, Pantang Ada Kesalahan

 

TALISAYAN – Untuk memberikan yang terbaik dalam upacara pengibaran bendara dalam memperingati detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, pada 17 Agustus mendatang, pelatihan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Talisayan terus dimantapkan.

Kepada beraunews.com, Aiptu Leo Rifanto, selaku pelatih Paskibraka mengatakan, ada sekitar 18 siswa dari berbagai sekolah menengah atas di wilayah Talisayan yang kini dilatih sebagai pengibar bendera. Dan sampai saat ini, waktunya tak lebih dari 3 hari guna memantapkan persiapan.

“Masih ada beberapa hari untuk memantapkan latihan. Agar nantinya saat melakukam pengibaran mereka sudah siap, baik dari segi fisik maupun mental," ungkapnya, Senin (14/08/2017).

Saat ini, kata pria yang akrab disapa Leo ini, kesiapan paskibra Talisayan sudah lebih 95 persen. Baik itu dari fisik, mental, kekompakan, hingga formasi gerakan.

Lanjut pria yang juga bertugas sebagai Kanit Binmas di Polsek Talisayan ini, mengatakan, di hari yang tersisa ini, pihaknya akan melakukan latihan gladi kotor atau persiapan. Hal itu dilakukan agar upacara peringatan proklamasi kemerdekaan tidak ada kesalahan fatal.

 

"Jadi beban 18 paskibra ini tidak mudah, makanya perlu latihan ekstra dan mantap," tegasnya.

Tak hanya paskibra yang akan melakukan gladi persiapan. Latihan tersebut juga akan melibatkan paduan suara untuk menyamakan irama penaikan bendera yang akan dilakukan paskibra. Sehingga di saat hari H, baik itu ketika penaikan maupun penurunan bendera, tidak ada selisih.

“Kami berharap latihan mereka tidak sia-sia, sehingga peringatan detik-detik proklamasi mendatang dapat berjalan dengan lancar dan tertib," tandasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: Rita Amelia